Kasus Positif COVID-19 di Jatim Tembus 25.330

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Minggu, 09 Agu 2020 22:23 WIB
Kasus positif COVID-19 di Jatim bertambah 408 sehingga totalnya mencapai 25.330. Namun yang masih dirawat tinggal 5.403 pasien atau 21,33 persen.
Data sebaran COVID-19 di Jatim/Foto: Istimewa
Surabaya -

Kasus positif COVID-19 di Jatim bertambah 408 sehingga totalnya mencapai 25.330. Namun yang masih dirawat tinggal 5.403 pasien atau 21,33 persen.

Data yang dihimpun dari Satgas COVID-19 Jatim, tambahan 408 pasien ini berasal dari sejumlah daerah di Jatim. Ada 118 pasien positif COVID-19 dari Kota Surabaya, 64 dari Kota Malang, 40 dari Bondowoso, 40 asal Sidoarjo, 20 dari Kabupaten Kediri, 11 asal Situbondo, 11 dri Pasuruan, 10 asal Malang, 8 dari Jombang dan 8 dari Mojokerto.

Ada pula tambahan 7 pasien asal Ponorogo, 7 dari Kota Pasuruan, 6 dari Kota Mojokerto, 5 dari Lumajang, 3 dari Jember, 3 dari Kota Batu, 3 dari Kabupaten Blitar, 3 asal Sampang, 3 asal Bangkalan, 2 dari Tulungagung, dan tambahan masing-masing 1 pasien dari Kota Blitar, Lamongan, Kota Madiun, Kota Probolinggo, Nganjuk, hingga Tuban.

Sementara pasien yang sembuh ada tambahan 365 orang. Kini, jumlah pasien yang sembuh mencapai 18.050 orang. Atau mencapai 71,26 persen.

Rinciannya, ada 142 pasien sembuh asal Kota Surabaya, 43 dari Sidoarjo, 37 asal Bondowoso, 34 dari Gresik, 13 dari Kabupaten Blitar, 9 asal Jombang, 12 dari Kota Kediri, 17 dari Kota Malang, 17 dari Kabupaten Malang, 8 dari Kabupaten Probolinggo, 7 pasien asal Trenggalek.

Ada pula tambahan 7 pasien sembuh asal Kota Probolinggo, 4 dari Jember, 3 asal Kota Pasuruan, 3 dari Kabupaten Pasuruan, 3 dari Lumajang, 2 asal Situbondo, 2 dari Lamongan, 2 dari Kota Mojokerto, 2 asal Kediri, 2 dari Bangkalan, dan masing-masing 1 pasien sembuh asal Kota Blitar, Ponorogo, Sumenep, Bojonegoro, Tulungagung, Kota Batu hingga Kabupaten Madiun.

Sedangkan pasien yang meninggal ada tambahan 21 orang. Jumlah pasien meninggal sekarang mencapai 1.877 atau 7,41 persen.

Rinciannya, 5 pasien asal Kota Surabaya, 4 dari Kabupaten Pasuruan, 3 dari Sidoarjo, 2 dari Kota Malang, 2 asal Kota Pasuruan, dan masing-masing satu orang dari Lamongan, Kota Batu, Gresik, Kabupaten Kediri, Kota Probolinggo hingga Tuban.

(sun/bdh)