Gugus Jatim Sebut Alat Bantu Oksigen Ini Solusi untuk Pasien Gagal Nafas Berat

Faiq Azmi - detikNews
Jumat, 07 Agu 2020 19:47 WIB
Gugus Kuratif Sebut Alat Bantu Oksigen Bisa Jadi Solusi
Alat bantu oksigen pasien gagal nafas berat (Foto: Faiq Azmi/detikcom)
Surabaya -

Kasus kematian di Jawa Timur hingga kini berjumlah 1.817. Ketua Satgas Kuratif Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi berharap pada alat High Flow Nasal Cannule (HFNC).

"Jadi alat ini pemberian dari Yayasan BUMN kepada Gugus COVID-19 Jatim. Alat ini merupakan alat bantu untuk pasien. Untuk membantu oksigen bagi para pasien yang mengalami ARDS (sindrom distres pernapasan akut) atau biasanya gagal nafas berat," kata Joni di Gedung Negara Grahadi, Jumat (7/8/2020).

Joni menyebut pasien dengan ventilator yang mengalami ARDS, angka kematiannya cukup tinggi mencapai 70 hingga 80 persen. Ia yakin HFNC bisa mengurangi risiko kematian yang disebabkan oleh ARDS.

"HFNC ini solusi bisa membantu pasien gagal nafas berat. Mangkannya Bu Gubernur berusaha sekali untuk mendapat alat ini. Alatnya tidak mahal tapi susah carinya," jelas Joni.

Dirut RSU dr Soetomo ini mengaku bahwa angka 7,53 persen kematian di Jatim dari total kumulatif kasus disebabkan berbagai faktor. Salah satunya memang gagal nafas berat.

"Kita identifikasi kalau bisa mencegah gagal nafas berat, maka angka kesembuhannya pasien bisa tinggi dan angka kematian bisa ditekan. Identifikasi kita dengan observasi ketat pasien COVID-19 yang dimasukkan di Ruang Isolasi Khusus (RIK) agar tidak ada infeksi. Kalau ada kekurangan oksigen, lalu kita tambah oksigen, nah dengan bantuan alat HFNC ini ternyata bisa mencegah gagal nafas berat," bebernya.

Selanjutnya
Halaman
1 2