Gerakan Jatim Bermasker di Pacitan Libatkan Emak-emak dan Komunitas

Purwo Sumodiharjo - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 22:25 WIB
Upaya memutus mata rantai COVID-19 terus digencarkan. Tak terkecuali di Kabupaten Pacitan. Polri bersama TNI dan gugus tugas mengajak emak-emak kampanye gunakan masker.
Gerakan Jatim Bermasker di Pacitan/Foto: Purwo Sumodiharjo
Pacitan -

Upaya memutus mata rantai COVID-19 terus digencarkan. Tak terkecuali di Kabupaten Pacitan. Polri bersama TNI dan gugus tugas mengajak emak-emak kampanye gunakan masker.

"Gerakan bermasker kami harapkan terus digaungkan melibatkan semua elemen," kata AKBP Didik Hariyanto, Kapolres Pacitan di sela gerakan Jatim Bermasker di Desa Sumberharjo, Kamis (6/8/2020) sore.

Launching Jatim Bermasker ditandai penyerahan dan pemasangan masker secara simbolis kepada seratusan orang. Tak hanya kaum pria, puluhan emak-emak juga terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka adalah anggota majelis taklim Fatayat NU.

Adapun peserta lain berasal dari sejumlah komunitas di Kota 1001 Gua. Mulai dari paguyuban ojek online, ojek biasa, dan klub motor. Bahkan anggota komunitas sepeda tua juga hadir dengan dandanan unik bersama tukang becak.

"Komunitas-komunitas tersebut memiliki banyak anggota. Sehingga jika mereka semua ikut mengampanyekan gerakan Jatim Bermasker hasilnya akan efektif dalam rangka mencegah penularan Corona," tambahnya didampingi bupati dan Forkopimda.

Desa Sumberharjo, lanjut kapolres, sengaja dipilih sebagai tempat kegiatan karena berstatus Desa Tangguh. Berkat ketangguhan itu pula, seorang warga yang sebelumnya dinyatakan positif akhirnya dinyatakan sembuh.

Tidak itu saja, desa di belahan barat Kecamatan Kota itu juga memiliki terobosan unik. Para personel yang terlibat penjagaan posko maupun akses masuk semuanya merupakan warga terkena dampak sosial COVID-19.

"Jadi ada (warga) yang PHK dan lain sebagainya. Lalu Pak Kades mengambil inisiatif mewadahi mereka sekaligus memberikan uang jalan dan uang makan," terangnya kepada detikcom.

(sun/bdh)