Kerangka Manusia di Hutan Baluran Diduga Berjenis Kelamin Perempuan

Ghazali Dasuqi - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 22:04 WIB
Kerangka manusia ditemukan di sisa kebakaran hutan Taman Nasional (TN) Baluran, Situbondo. Mayat yang sudah tinggal tulang itu terbungkus kantong plastik warna hitam.
Lokasi penemuan kerangka manusia di Hutan Baluran/Foto: Ghazali Dasuqi
Situbondo -

Kerangka manusia ditemukan di sisa kebakaran Hutan Baluran, Situbondo. Polisi menduga itu merupakan tulang belulang seorang perempuan.

Sebab, ada rambut berukuran cukup panjang yang masih melekat di batok kepala. Tulang belulang itu sebagian masih terbungkus kantong plastik warna hitam.

"Tidak ada petunjuk apapun. Cuma kami menduga berkelamin perempuan, karena ada rambut cukup panjang masih melekat di batok kepalanya," kata Kapolsek Banyuputih, AKP Heru Purwanto kepada detikcom, Kamis (6/8/2020) malam.

Heru menjelaskan, proses identifikasi terhadap kerangka tersebut masih terus dilakukan di RSUD Asembagus. Selain melibatkan tim medis rumah sakit, pihaknya juga telah mendatangkan tim Inafis Polres Situbondo.

"Selain mengidentifikasi jasad korban, penyebab kematian korban juga masih terus diselidiki," papar mantan Kapolsek Banyuglugur itu.

Selebihnya, Kapolsek Heru mengimbau warga yang merasa kehilangan keluarganya, untuk segera melapor ke polisi.

Kerangka manusia itu awalnya ditemukan seorang relawan Baluran bernama Syandi, warga Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, sekitar pukul 15.50 WIB. Saat menyisir tepian hutan yang terbakar, mata pria 27 tahun itu mendadak melihat batok kepala manusia. Setelah didekati, tak jauh ternyata ada tulang belulang yang lain.

Sebagian besar masih terbungkus kantong plastik warna hitam. Tahu begitu, Syandi pun menyampaikan temuannya kepada relawan yang lain dan diteruskan ke polisi. Tumpukan tulang belulang itu ditemukan di sisa kebakaran hutan, tepatnya di tepi jalan raya KM 239 arah Surabaya, di Kecamatan Banyuputih.

(sun/bdh)