Tahap Awal Ekskavasi Situs Kumitir di Mojokerto Fokus Area Pemakaman Umum

Enggran Eko Budianto - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 14:15 WIB
Tahap Awal Ekskavasi Situs Kumitir di Mojokerto Fokus Area Pemakaman Umum
Tahap Awal Ekskavasi Situs Kumitir di Mojokerto (Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom)
Mojokerto -

Tahap awal ekskavasi skala besar situs Kumitir di Kabupaten Mojokerto difokuskan pada area makam Dusun Bendo. Karena di tempat pemakaman umum ini diperkirakan terpendam struktur candi tempat pendarmaan Raja Singasari.

Penggalian dilakukan para arekolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim di area barat makam Dusun Bendo, Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo. Area barat makam ini kebetulan belum ada kuburannya sama sekali. Sehingga ekskavasi tak perlu memindahkan makam warga.

"Kami fokuskan di area tengah atau area makam dulu sambil kami negosisasikan kompensasi lahan yang lain," kata Kepala BPCB Jatim Andi Muhammad Said kepada wartawan di lokasi ekskavasi, Kamis (6/8/2020).

Ekskavasi di area makam Dusun Bendo digelar dengan membuat beberapa kotak galian. Sejauh ini, para arkeolog menemukan struktur bata merah di sisi selatan area makam, atau di sektor 2. Bangunan purbakala ini membentang dari timur ke barat dengan panjang sekitar 5 meter. Tinggi struktur yang nampak baru 24 cm dengan lebar sekitar satu meter. Sedangkan di sektor 1 atau sisi utara area makam, baru ditemukan singkapan struktur bata merah.

"Kami menemukan struktur bata di sektor dua (area makam). Sebagian sudah rusak, mungkin ada penggalian sebelumnya. Kami belum bisa mendeteksi bentuknya karena harus melihat konteks temuan lainnya," terang Andi.

Selain dua sektor area makam Dusun Bendo, lanjut Andi, tim juga dibagi untuk mengekskavasi 3 titik di situs Kumitir. Ketiga sektor penggalian tersebut berada di titik yang diperkirakan terdapat talud sisi utara. Para pemilik lahan pada tiga titik ekskavasi telah menerima kompensasi.

"Kami sudah menemukan adanya lanjutan talud sisi utara. Itu juga yang kami telusuri," tandasnya.

Pada ekskavasi tahap pertama 21-30 Oktober 2019, para arkeolog BPCB Jatim menampakkan talud sisi timur situs Kumitir sepanjang 197 meter. Ketebalan struktur dari bata merah itu mencapai 140 cm. Sementara tinggi bangunan yang berhasil digali sekitar 120 cm.

Para arkeolog juga menggelar pra-ekskavasi pada 29 Juni-1 Juli lalu untuk memetakan luasan talud yang mengelilingi situs Kumitir. Dinding penguat tanah kuno itu diperkirakan mempunyai panjang 312,3 meter, sedangkan lebarnya 193,6 meter.

Selanjutnya
Halaman
1 2