748 Guru di Surabaya Rapid Test untuk Sekolah Tatap Muka, 65 Reaktif

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Senin, 03 Agu 2020 19:48 WIB
rapid test di gelora pancasila
Rapid test para guru di Gelora Pancasila (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya -

Ratusan guru SMP di Surabaya mengikuti progam rapid test gratis yang digelar Pemkot Surabaya. Dari 748 guru yang mengikuti rapid test, 65 guru reaktif.

Kepala BPN Linmas Kota Surabaya Irvan Widyanto mengatakan rapid test untuk guru secara massal ini mengambil tempat di lapangan GOR Pancasila.

"Dari 748 guru yang mengikuti rapid tes, 65 guru reaktif. Nonreaktif 683 orang," kata Irvan Widyanto saat dihubungi detikcom, Senin (3/7/2020).

Irvan merincikan dari 748 guru yang mengikuti rapid test massal, sebanyak 652 guru ber-KTP Surabaya. Sedangkan KTP nonSurabaya 96 guru.

"Kemudian yang 65 reaktif langsung dilakukan tes swab. Ditambah 30 orang yang reaktif dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang selama ini menunggu di hotel menunggu (jadwal ) tes swab," ungkap Irvan.

95 Orang tersebut kemudian dikarantina di hotel sambil menunggu hasil tes swab keluar. "Iya langsung kita isolasi di hotel. Hasilnya belum," ungkap Irvan.

Irvan menjelaskan rapid test yang dilakukan kepada guru SMP di Surabaya bertujuan untuk memastikan tenaga pengajar yang akan melakukan proses belajar mengajar tatap muka berstatus sehat.

"Memang Ibu Wali Kota ingin memastikan tenaga pengajar (sehat). Bukan hanya tenaga pengajar SMP saja. Nantinya SD (sekolah dasar) juga. Tapi yang pertama SMP dulu, negeri dan swasta," tandas Irvan.

(iwd/iwd)