Humas Pemkot Surabaya: Hijau Disebut Risma Sesuai Peta Sebaran Kemenkes

Esti Widiyana - detikNews
Senin, 03 Agu 2020 12:58 WIB
Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara
Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara (Foto file: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Wali Kota Risma menyebut Surabaya 'zona' hijau. Hal itu dilihat dari tingkat penularan COVID-19 sudah menurun. Data itu disebut berdasarkan dari data Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan, tren kesembuhan di Surabaya memang meningkat. Kasus baru pun juga menurun.

"Karena memang secara data ketika dilihat juga RT (Angka reproduksi efektif) Surabaya sudah turun," kata Febri kepada detikcom di Balai Kota Surabaya, Senin (3/8/2020).

Selain itu, ketika menyebutkan warna hijau (yang sebelumnya disebut Risma), Pemkot Surabaya melihat dari data sebaran kemenkes. Bahkan, Febri mengatakan jika Surabaya 'zona' hijau sudah sepekan.

"Kemudian kami melihat dari situs kementerian kesehatan https://covid-monitoring.kemkes.go.id/, di sana update setiap hari terkait kondisi RT se-Indonesia dan hampir berapa minggu kemarin kondisi Surabaya warna hijau terus," jelasnya.

Dia menegaskan patokannya menyebut hijau berdasarkan data kemenkes. "Jadi kami berdasarkan kemenkes," ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota Tri Rismaharini menyebut Surabaya 'zona' hijau. Itu dilihat dari tingkat penularan COVID-19 sudah menurun. Data itu disebut berdasarkan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Di mana kondisi Surabaya sudah (zona) hijau yang artinya penularannya kita sudah rendah," kata Risma saat teleconference dengan pedagang serta perwakilan masyarakat yang tinggal di wilayah Kecamatan Gunung Anyar, Minggu (2/8/2020).

Apalagi, jelas dia, tren tingkat kesembuhan pasien COVID-19 terus meningkat. Itu berarti pasien COVID-19 di Surabaya jauh lebih yang sembuh daripada sebelum-sebelumnya. "Pasien yang sembuh juga sudah banyak," pungkasnya.

(fat/fat)