Karyawan Puskesmas dan Pabrik Udang Sumbang Terbanyak COVID-19 di Situbondo

Ghazali Dasuqi - detikNews
Minggu, 02 Agu 2020 21:50 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Situbondo -

Penyebaran COVID-19 di Situbondo rupanya kian tidak terkendali. Minggu (2/8/2020), ada tambahan 37 kasus baru warga Situbondo yang terkonfirmasi positif terpapar virus Corona. Mereka terdiri dari karyawan Puskesmas, dan karyawan rumah sakit di Situbondo. Selain itu, warga positif COVID-19 juga datang dari warga binaan Rutan Situbondo, serta karyawan perusahaan pengolahan udang di Desa Landangan, Kecamatan Kapongan.

Data yang diperoleh detikcom menyebutkan, pabrik pengolahan udang di Desa Landangan itu menjadi penyumbang terbanyak tambahan 37 kasus baru COVID-19 di Situbondo. Tercatat, ada 22 karyawan PT Panca Mitra Multi Perdana (PMMP) Situbondo yang terkonfirmasi positif. Para karyawan itu berasal dari 10 Kecamatan di Situbondo. Meski demikian, Satuan Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten tidak sampai merekomendasikan agar pabrik yang juga jadi penyumbang angka penderita COVID-19 di Bondowoso itu untuk ditutup. Kenapa?

"Karena dari pemerintah pusat tetap menginginkan ada keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi," kata Juru Bicara Satuan Gugus Tugas COVID-19 Situbondo, Dadang Aries Bintoro saat dihubungi detikcom, Minggu (2/8/2020) malam.

Menurut Dadang, Satuan Gugus Tugas Kabupaten telah mengundang pihak perusahaan agar melakukan sejumlah langkah. Antara lain, memperketat protokol kesehatan COVID-19 saat operasional, segera melapor jika ditemukan ada suspec pada kontak erat, karyawan yang terkonfirmasi diisolasi di pusat karantina kabupaten dan perusahaan wajib memberi bantuan, serta setelah menjalani karantina dan dinyatakan sembuh perusahaan wajib menerima kembali karyawan bekerja.

"Perusahaan wajib mengambil langkah cepat dan taktis mengantisipasi penyebaran COVID-19. Baik di lingkungan perusahaan maupun transportasi angkutan karyawan. Perusahaan juga wajib membentuk tim khusus penanganan COVID-19," tegas pria yang juga Kepala Dinas Kominfo Situbondo itu.

Di samping 22 orang karyawan perusahaan pengolahan udang, tambahan kasus baru COVID-19 berasal dari 6 orang karyawan Puskesmas Asembagus. Sebelumnya, Puskesmas ini sudah ditutup setelah ada 2 tenaga kesehatannya yang terkonfirmasi positif virus Corona. Selain itu, ada juga 2 karyawan rumah sakit plat merah di wilayah barat Situbondo yang terkonfirmasi positif. Meski begitu, rumah sakit dimaksud saat ini tetap memberikan layanan.

"Untuk yang rumah sakit ini sekarang tetap beroperasi. Karyawan yang terkonfirmasi positif sudah diisolasi mandiri. Kemungkinan ke (Hotel Sido Muncul, red) Pasir Putih," papar Dadang Aries Bintoro.

Selebihnya, ada 3 orang warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Situbondo yang terkonfirmasi positif COVID-19. Saat ini, ujar Dadang, ketiganya sudah ditempatkan di ruangan tersendiri, yang terpisah dengan warga binaan lain. Satuan Gugus Tugas Kabupaten akan terus memantau dan secara intensif memberikan perawatan medis terhadap ketiga warga binaan tersebut.

"Selain tambahan kasus positif, hari ini juga ads penambahan kasus sembuh baru sebanyak 2 orang. Mereka berasal dari Kecamatan Panarukan dan Kecamatan Panji," pungkas Dadang Aries Bintoro.

Berdasarkan data Satuan Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten, dengan tambahan 37 kasus baru, berarti jumlah warga terkonfirmasi positif COVID-19 hingga pukul 18.00 sore tadi, mencapai angka 256 orang. Dari angka tersebut, sebanyak 49 orang dirawat, 12 meninggal dunia, dan 195 orang dinyatakan sembuh.

(fat/fat)