Polisi Sebut Korban Predator Fetish Pocong Mahasiswa Unair Lebih Dua Orang

Faiq Azmi - detikNews
Sabtu, 01 Agu 2020 22:31 WIB
fetish kain jarik
Foto: Tangkapan layar
Surabaya -

Polisi menyebut korban kasus pelecehan seksual fetish pocong kain jarik bermodus riset akademis yang dilakukan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unair, lebih dari dua. Hal itu diketahui polisi setelah melihat pengakuan korban dari pelaku disebut bernama Gilang di medsos.

"Yang jelas dari hasil penelusuran kita di media sosial banyak, lebih dari 2 korban," kata Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksana kepada detikcom saat dikonfirmasi, Sabtu (1/8/2020).

Pihaknya sejauh ini baru berkomunikasi dengan dua korban. Menurutnya, masih banyak korban yang enggan melapor ke pihak berwajib terkait pelecehan seksual tersebut.

"Sepertinya, karena kasus ini kan memang masalah sangat privasi dan sensitif. Jadi mungkin korban lainnya masih sungkan untuk bercerita. Sejauh ini kita baru komunikasi ya dengan 2 korban saja, tapi memang penelusuran kami di media sosial lebih dari itu korbannya," jelasnya.

Arief menambahkan pihaknya membuka pintu kepada para korban untuk berkomunikasi dengan pihak kepolisian. Pihaknya juga siap menerima laporan dari para korban.

Selanjutnya
Halaman
1 2