Kematian Akibat COVID-19 di Surabaya Tertinggi di Indonesia, Ini Kata Warga

Amir Baihaqi - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 16:33 WIB
Poster
Ilustrasi pemakaman COVID-19 (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Surabaya -

Penyebaran virus Corona di Surabaya masih tinggi. Bahkan kasus kematian COVID-19 menempati posisi teratas di Indonesia. Lalu bagaimana masyarakat di Kota Pahlawan menanggapi kasus kematian tertinggi COVID-19 ini?

Salah satu tokoh masyarakat Surabaya Muhibbin Zuhri mengaku tak terlalu risau dengan sejumlah angka-angka terkait kasus COVID-19 ini. Namun yang paling penting adalah penanggulangan dan penanganannya.

"Kalau saya tidak terlalu menganggap laporan angka-angka itu ya. Tapi yang penting bagi saya bagaimana pemerintah menangani dan menanggulangi dalam preventif maupun kuratif terkait dengan COVID itu. Juga kesiagaan masyarakatnya menghadapi wabah ini," ujar Muhibbin yang juga Ketua PCNU Surabaya kepada detikcom, Selasa (28/7/2020).

"Soalnya kalau angka-angka ini kan tergantung sejauh mana pemeriksaan itu dilakukan. Pemeriksaan ya termasuk testing dan tracing itu. Kesadaran masyarakatnya juga sudah banyak memeriksakan diri. Ya jelas angkanya tinggi," tambahnya.

Menurut Muhibbin, penanganan COVID-19 yang dilakukan pemerintah juga sudah serius dan masif. Meski begitu, ia mengakui pemerintah memang banyak menemui kendala. Salah satunya jumlah SDM. Untuk itu, masyarakat juga harus turut serta membantu pemerintah mencegah penularan COVID-19.

"Saya kira upaya sudah menunjukkan lebih serius dan masif. Cuma memang SDM yang dimiliki pemerintah tidak cukup mencover segini banyak warga. Oleh karena itu harus saling bantu bersama. Masyarakatnya juga harus peduli dengan lingkungan sekitarnya. Jadi tidak harus mengandalkan pemerintah," terangnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2