Bahaya Penularan COVID-19 Melalui Makanan, Ini Pencegahannya

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 10:20 WIB
Poster
Ilustrasi COVID-19 (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Surabaya -

Baru-baru ini sebuah penelitian di China menunjukkan adanya temuan virus COVID-19 pada kemasan udang beku. Lantas, apakah kemungkinan COVID-19 dapat hidup dan menyebar melalui makanan?

Ahli Gizi Unair Dominikus Raditya Atmaka SGz MPH menegaskan, jika makanan tidak dapat menjadi media pertumbuhan COVID-19. Namun, virus itu dapat menempel pada makanan atau kemasannya, seperti benda lainnya.

"COVID-19 bisa menempel di makanan, kemasan makanan, atau alat makan jika terpapar dengan cairan dari orang yang terinfeksi. Jadi, tetap bisa menjadi media transfer virus walaupun virus tidak bisa tumbuh di makanan," kata Dominikus dalam keterangan pers yang diterima detikcon, Selasa (28/7/2020).

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair ini menjelaskan, jika COVID-19 mudah masuk ke tubuh jika seseorang memegang benda yang terkontaminasi dan menyentuh area mulut, hidung atau mata. Sehingga, makanan terpapar cairan dari seseorang yang terinfeksi virus dan dapat terjadi penularan.

"Juga berlaku terhadap penggunaan alat masak dan alat makan bersamaan dengan orang yang terinfeksi COVID-19. Jika begini, maka besar kemungkinan akan dapat menular ke orang lain," ujarnya.