16 Positif COVID-19 Warga Bondowoso Karyawan Pabrik di Situbondo, Klaster Baru ?

Chuk Shatu Widarsa - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 09:56 WIB
Jubir Gugus Tugas COVID-19 Bondowoso, dr Mohammad Imron
Jubir COVID-19 Bondowoso (Foto file: Chuk S. Widarsha/detikcom)
Bondowoso -

Jumlah pasien positif COVID-19 di Bondowoso beberapa hari terakhir naik signifikan. Semua tambahan pasien positif merupakan karyawan di sebuah industri Situbondo.

"Iya. Ada tambahan 16 positif. Semuanya merupakan karyawan di pabrik yang di Situbondo itu," jelas Jubir Gugus Tugas Percapatan Penanganan COVID-19 Bondowoso, dr Mohamad Imron, dikonfirmasi detikcom, Selasa (28/7/2020).

Dia memaparkan, para karyawan selain diswab dan hasilnya positif, ada juga puluhan di antara karyawan itu yang telah dilakukan rapid test. Hasilnya juga banyak yang reaktif, sekitar 24 orang.

"Pengambilan tes swab dan rapid masih terus kami lakukan. Termasuk pada keluarga dan yang memiliki kontak erat dengan para karyawan itu," kata pria yang juga Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso ini.

Data diperoleh, hingga saat ini sudah ada 186 yang sudah dilakukan swab maupun rapid test. Mereka terdiri dari karyawan dan serta yang memiliki kontak erat.

Dari jumlah yang diswab dan rapid tersebut, 24 di antaranya reaktif. Untuk pasien yang positif saat ini sudah melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing dengan pengawasan ketat dari gugus tugas.

Informasi dihimpun, saat ini sedikitnya ada sekitar 1.701 warga Bondowoso yang bekerja di industri pengolahan udang, yakni PT Panca Mitra Multi Perdana (PMMP) Situbondo.

Para karyawan pabrik yang ada di Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Situbondo, itu berasal dari sejumlah wilayah kecamatan di Bondowoso. Mereka setiap hari dijemput menggunakan armada bus yang memang disediakan perusahaan.

Para karyawan tersebut diangkut menggunakan bus pulang-pergi dari dan menuju pabrik. Bus-bus pengangkut karyawan itu setiap pagi selalu stand by di titik-tik tertentu yang merupakan sentra para karyawan berasal. Demikian pula sore hari saat pulang.

Tonton video 'Corona di RI Tembus 100 Ribu, Berikut 10 Negara dengan Kasus Tebanyak':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)