Ini Kata Pengelola Tol Jombang-Mojokerto Soal Viral Struk E-Toll Plus Bayar Tilang

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 14:08 WIB
Beredar Hoaks Struk E Toll Plus Bayar Tilang di Tol Jombang-Mojokerto
Foto: Tangkapan Layar
Mojokerto -

Pengguna jalan tol diimbau tidak terpengaruh kabar hoaks berupa foto bukti pembayaran tarif Tol Jombang-Mojokerto beserta denda tilang menggunakan E-Toll yang beredar di medsos. Karena pengelola tol tidak pernah memotong denda tilang. Sedangkan informasi kecepatan pengemudi dicantumkan pada struk sebagai imbauan semata.

Humas Astra Tol Jombang-Mojokerto Dela Rosita mengatakan, pihaknya tidak mempunyai kewenangan memberi sanksi tilang kepada para pengguna jalan tol. Menurut dia, tilang terkait pelanggaran batas kecepatan dan pelanggaran lainnya, tetap menjadi kewenangan polisi. Yaitu Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jatim.

Pengelola Astra Tol Jombang-Mojokerto, lanjut Dela, juga tidak berwenang menarik denda tilang dari para pengguna jalan tol. Menurut dia, denda tilang tetap berdasarkan putusan pengadilan.

"Pada berita hoaks disebutkan Rp 71.500 sebagai denda tilang. Padahal itu balance atau saldo kartu E-Toll milik pengemudi," kata Dela saat dikonfirmasi detikcom, Senin (27/7/2020).

Dela juga menjawab terkait kalimat 'Kecepatan rata-rata anda lebih dari 100 Km/Jam' pada struk pembayaran menggunakan E-Toll. Menurut dia, informasi yang dicetak pada bukti pembayaran tarif tol tersebut sebatas imbauan untuk para pengguna jalan.

"Tujuannya supaya para pengguna jalan tol aware kalau mereka menyetir dengan kecepatan tinggi. Sehingga mereka lebih berhati-hati saat mengemudi," terangnya.

Tonton video 'MK Tolak Gugatan soal Transaksi e-Money di Tol':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2