Dibuka Senin, Kebun Binatang Surabaya Lakukan Simulasi Protokol Kesehatan

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Sabtu, 25 Jul 2020 22:33 WIB
kbs simulasi
Simulasi sebelum KBS buka kembali (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Kebun Binatang Surabaya (KBS) akan dibuka setelah sempat tutup cukup lama akibat pandemi COVID-19. KBS reopening pada Senin (27/7) dengan protokol kesehatan ketat.

Sebelum pembukaan, jajaran manajemen PDTS KBS melakukan simulasi mulai dari pendaftaran berbasis online hingga mekanisme pengunjung sebelum masuk dengan berbagai protokol selama berada di area KBS.

Kepala Bagian Perekonomian dan Usaha Daeraah Kota Surabaya, Agus Hebi Dujuniantoro mengatakan sebelum pembukaan sudah diteliti berbagai pihak. Mulai dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi, hingga Dinkes Kota Surabaya.

"Mereka mengizinkan untuk membuka dengan berbagai catatan. Salah satunya mengurangi 50 persen kapasitas pengunjung dari semula 6 ribu menjadi 3 ribu. Apalagi di masa pandemi warga memang membutuhkan refreshing. Tetapi harus aman. Jadi refreshing yang aman," kata Agus Hebi dalam siaran pers yang diterima detikcom, Sabtu (25/7/2020)

Saat menyaksikan simulasi, Hebi menilai sudah cukup lengkap baik dari protokol, penanganan kesehatan, kebersihan, penjagaan jarak, juga pemantauan oleh tim Satgas COVID-19 yang dibuat secara mandiri. Menurutnya, semua itu sudah layak untuk dilakukan pembukaan pada Senin mendatang.

"Saya pikir sudah siap. Senin ini kita buka," lanjut Agus Hebi.

Sementara itu, Direktur Utama PDTS KBS Chairul Anwar memaparkan secara rinci pengunjung mulai dari tiba sampai meninggalkan KBS. Di antaranya yakni pertama, pengunjung memarkirkan kendaraannya di Terminal Intermoda Joyoboyo. Kedua, saat tiba di lokasi pengunjung wajib diukur suhu tubuhnya, mengenakan masker, dilanjutkan dengan cuci tangan di wastafel yang sudah disediakan.

"Ketika suhu tubuh pengunjung di atas 37.5 derajat maka diminta untuk ke ruang pelayanan kesehatan untuk beberapa saat. Biasanya karena setelah dari panas-panasan suhu tubuhnya ikut naik, tetapi transit masih tidak turun, maka tidak diperbolehkan untuk masuk," kata Chairul.

Berikutnya, pengunjung wajib membeli dan melakukan pembayaran tiket via online. Saat berada di lokasi pengunjung hanya tinggal melakukan scan barcode kepada petugas yang berada di depan pintu masuk sebagai bukti sudah melakukan pemesanan dan pembayaran.

Selanjutnya
Halaman
1 2