Masjid Agung Lamongan Batasi Salat Idul Adha Hanya 3 Ribu Jemaah

Eko Sudjarwo - detikNews
Jumat, 24 Jul 2020 20:36 WIB
Masjid Agung Lamongan
Masjid Agung Lamongan (Foto: Eko Sudjarwo/detikcom)
Lamongan -

Masjid Agung Lamongan akan menggelar salat Idul Adha. Namun jumlah jemaah akan dibatasi hanya 3 ribu jemaah saja.

Ketua Gugus Tugas COVID-19 Masjid Agung Lamongan Tsalits Fahami mengatakan masjid yang berlokasi di tengah kota itu bisa menampung 6 ribu jemaah. Namun karena pandemi COVID-19 kapasitas masjid pun dibatasi menjadi hanya 3 ribu jemaah.

"Kita sudah persiapkan protokol kesehatan secara ketat termasuk pada saat pelaksanaan sholat Idul Adha nanti," kata Tsalits Fahami kepada wartawan, Jumat (24/7/2020).

Saat pelaksanaan salat Idul Adha, lanjut dia, takmir Masjid Agung Lamongan juga akan membagikan 3 ribu lebih kantong plastik bagi para jamaah yang hadir. Tiga ribu kantong plastik ini memudahkan jemaah menyimpan sandal yang dibawa jemaah dan menghindari kerumunan massa saat akan meninggalkan masjid.

"Sebagai antisipasi membludaknya jemaah, kita akan tambah kantong plastik karena kita berkaca pada pengalaman Hari Raya Idul Fitri, di mana jemaah membludak hingga ke alun-alun," ujarnya.

Dia menambahkan sebelum masuk ke masjid, petugas keamanan akan memberlakukan protokol kesehatan secara ketat. Petugas akan mengecek suhu tubuh danmenyiapkan ribuan masker.

"Jemaah juga diharuskan untuk menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan mengunakan air dan sabun yang disediakan maupun hand sanitizer. Kita akan siapkan tisu dan masker," jelasnya.

Sementara penyembelihan hewan kurban, pihaknya menyiapkan 50 petugas untuk memotong hewan kurban yang akan memakai APD lengkap. Daging kurban juga tidak dibagikan melalui kupon seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun akan diantar langsung petugas ke rumah masing-masing sesuai alamatnya.

"Penyembelihan sendiri akan dilakukan selama 2 hari. Karena bertepatan hari Jumat ,maka proses penyembelihan hewan kurban setelah salat Jumat dan Sabtu pagi," terangnya.

Selama pandemi COVID-19, petugas terus menjaga kebersihan Masjid Agung dengan penyemprotan disinfektan rutin 2 kali sehari yakni pukul 08.00 WIB dan 16.00 WIB. Pengepelan lantai masjid juga dilakukan sebanyak 2 kali.

"Alhamdulillah untuk cairan disinfektan kita mendapatkan bantuan dari produsen produk disinfektan yang cukup membantu dalam mencegah penyebaran virus Corona," pungkasnya.

(fat/fat)