Risma dan Kejaksaan Selamatkan Aset Pemkot Surabaya, DPRD Beri Jempol

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Jumat, 24 Jul 2020 12:59 WIB
DPRD Surabaya menyambut baik wacana penerapan new normal di Kota Pahlawan. DPRD siap berdampingan dengan Pemkot Surabaya untuk membahas regulasi new normal.
Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya/Foto file: Deny Prastyo Utomo
Surabaya -

DPRD Surabaya mengapresiasi kerja sama antara Pemkot Surabaya dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Kerja sama itu menyelamatkan aset-aset negara dalam enam tahun terakhir, di era kepemimpinan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Terakhir, Selasa (21/7), aset lahan seluas 39.985 meter persegi di Karangpilang dan uang Rp 6,3 miliar diselamatkan tim Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Ditandai penandatangan surat perdamaian antara Wali Kota Risma dan PT Platinum Ceramics Industry, disaksikan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur M. Dofir.

"Komitmen Pemkot Surabaya dan Kejaksaan dalam menyelamatkan aset negara sehingga kembali ke pangkuan pemerintah, layak diacungi jempol. Aset-aset yang sebelumnya lepas atau tak jelas statusnya kini bisa dioptimalkan untuk kepentingan rakyat. Seperti untuk fasilitas umum, ruang terbuka hijau, fasilitas pendidikan, kantor pelayanan publik, dan sebagainya," ujar Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya, Jumat (24/7/2020).

Sejak 2014, Pemkot Surabaya dengan dukungan penuh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Kejaksaan Negeri Surabaya, dan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak telah sukses menyelamatkan 27 aset pemkot. Sebelum aset di Karangpilang, Tim Kejaksaan Tinggi Jawa Timur di antaranya telah mengembalikan aset GOR Pancasila, YKP, Jalan Upa Jiwa, Jalan Kenari, Tambaksari.

Menurut Adi, penyelamatan aset negara senilai ratusan miliar tersebut bermakna positif dalam tiga aspek. Pertama, menunjukkan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik di tubuh Pemkot Surabaya. Sebab, pengelolaan aset negara menjadi salah satu indikator tata kelola pemerintahan yang baik.

Selanjutnya
Halaman
1 2