Pelaku Kekerasan Anak di Bojonegoro Akan Diganjar Hukuman Maksimal

Ainur Rofiq - detikNews
Kamis, 23 Jul 2020 21:49 WIB
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Bojonegoro terus bertambah. Forkopimda berkomitmen untuk menurunkan kasus kekerasan tersebut.
Forkopimda Bojonegoro/Foto: Ainur Rofiq
Bojonegoro -

Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Bojonegoro terus bertambah. Forkopimda berkomitmen untuk menurunkan kasus kekerasan anak tersebut.

Komitmen bersama ini dilakukan Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan, Bupati Bojonegoro Anna Muawanah, Kajari Bojonegoro Sutikno, Ketua PN Bojonegoro Unggul Tri Esthi Muljono, Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Imam Sholihin dan para pejabat utama (PJU) Polres Bojonegoro, serta Kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kabupaten Bojonegoro.

AKBP Budi menyampaikan, dalam beberapa bulan terakhir ada 15 kasus kekerasan dengan korban anak di bawah umur. Yakni kekerasan seksual seperti pornografi, pencabulan dan pemerkosaan. Bahkan ada kasus yang menonjol dan viral yakni kasus pornografi, dengan korban 25 perempuan yang dijadikan model fotografi.

Masih menurut Budi, kekerasan terhadap anak dan perempuan bermacam-macam. Ada kekerasan seksual, fisik dan ekonomi. Yang paling banyak dilaporkan di Polres Bojonegoro yakni kekerasan seksual pencabulan.

Budi juga mengajak warga untuk menjaga anak masing-masing. "Dengan adanya kegiatan ini, kita ekspose melalui media untuk memberitahu bahwa kekerasan terhadap anak dan perempuan ada ancaman hukuman sangat tinggi. Sehingga ada efek jera bagi para pelaku dan anak perlu dilindungi. Karena menurut psikologi anak belum cakap, apalagi sampai ada kekerasan seksual terhadap anak sangat mengganggu dan menghancurkan masa depan anak itu sendiri," kata Budi, Kamis (23/7/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2