Harga Patokan Rapid Test dari Kemenkes RI Masih Sulit Dipenuhi di Jatim

Faiq Azmi - detikNews
Selasa, 14 Jul 2020 20:04 WIB
banyuwangi Fasilitasi Rapid Test Gratis Peserta UTBK dan Sopir Non-Perusahaan
Rapid test (Foto file: Ardian Fanani/detikcom)
Surabaya -

Kemenkes RI menetapkan tarif tertinggi pemeriksaan rapid test antibodi sebesar Rp 150 ribu. Apakah ketetapan tersebut sudah diterapkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Jatim?

Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak mengatakan banyak pihak yang masih mengeluhkan harga rapid test di atas ketetapan Kemenkes RI.

"Saya cuma bisa bercerita pengalaman kemarin waktu nerima perhimpunan driver, jadi mereka mengeluhkan harga rapid test yang lebih tinggi dari acuan kemenkes," kata Emil kepada detikcom, Selasa (14/7/2020).

Keluhan para driver, lanjut Emil, juga diikuti laporan Kadinkes Jatim yang menyatakan sampai saat ini penyedia rapid test masih kesulitan menyediakan pelayanan sesuai patokan harga Kemenkes RI.

"Saat ini penyedia rapid test juga masih merasa kesulitan untuk memenuhi standar kemenkes tersebut. Karena biayanya menurut mereka dari test kitnya sudah tinggi, belum lagi biaya tenaga kesehatannya, kemudian juga biaya alat lainnya untuk pengambilan darah," jelas Emil.

Sementara Ketua Gugus Kuratif COVID-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi mengatakan pihaknya akan mengikuti peraturan dari Kemenkes RI tersebut.

Selanjutnya
Halaman
1 2