Satu Pegawai Terkonfirmasi COVID-19, Pelayanan Puskesmas di Situbondo Ditutup

Ghazali Dasuqi - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 09:48 WIB
Puskesmas di Situbondo Tutup Pelayanan
Foto: Tangkapan Layar
Situbondo -

Sebuah Puskesmas di Situbondo terpaksa menghentikan semua aktivitas pelayanan. Baik pelayanan rawat jalan maupun Unit Gawat Darurat (UGD) di Puskesmas Widoropayung Kecamatan Besuki, ditutup hingga 23 Juli mendatang.

Semua pegawai dan karyawan Puskesmas Widoropayung kini juga melaksanakan aktivitas dari rumah (WFH). Penutupan Puskesmas Widoropayung terpaksa dilakukan, setelah salah seorang pegawainya dinyatakan positif COVID-19.

"Ditutup selama 14 hari mulai kemarin. Ini mengantisipasi penyebaran virus Corona, karena Puskesmas ini langsung bersentuhan dengan masyarakat. Kita tak mau ambil risiko," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Situbondo, Akhmad Yulianto kepada detikcom, Jumat (10/7/2020).

Menurut Yulianto, pegawai yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu, kini sudah menjalani masa karantina di Hotel Sidomuncul, kawasan wisata bahari Pasir Putih di Kecamatan Bungatan. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan tes swab terhadap 55 pegawai dan karyawan Puskesmas Widoropayung.

"Tes swab sudah kita kirim ke Surabaya dan Malang. Hasilnya akan diketahui beberapa hari ke depan. Mudah-mudahan negatif semua," papar mantan Kepala BKD Situbondo itu.

Selama masa penutupan Puskesmas, papar Yulianto, seluruh karyawan dan pegawai tetap melakukan aktivitas dari rumah. Selain itu, dia menginstruksikan seluruh pegawai dan karyawan Puskesmas Widoropayung untuk melakukan isolasi mandiri di rumah, sambil menunggu turunnya hasil swab.

"Selama tutup kami juga akan intensif melakukan penyemprotan disinfektan di Puskesmas dan sekitarnya," tandas Yulianto.

Meski Puskesmas Widoropayung tutup, namun pelayanan kesehatan masyarakat sekitar dipastikan tetap berjalan. Ada beberapa Puskesmas pembantu dan Ponkesdes di daerah sekitar yang bisa didatangi warga. Apalagi, tak begitu jauh juga ada Puskesmas Besuki yang tetap siap memberikan pelayanan kepada masyarakat sekitar.

"Pelayanan kesehatan di sana tetap ada. Baik layanan yang ada Pustu, Ponkesdes, maupun Puskesmas terdekat," pungkas Yulianto.

Sementara itu, hingga Kamis (9/7) sore kemarin, jumlah warga Situbondo yang terkonfirmasi positif COVID-19 sudah mencapai 132 orang. Dari angka tersebut, sebanyak 81 orang masih dalam perawatan. Rinciannya, mulai dari rawat inap 9 orang, isolasi mandiri 60 orang dan di gedung observasi 12 orang. Selain itu, meninggal dunia 11 orang, dan selesai perawatan atau sembuh sebanyak 40 orang.

(fat/fat)