Diperiksa Soal Pencemaran Nama Baik, Bupati Lumajang Sebut Sejumlah Fakta

Hilda Meilisa - detikNews
Kamis, 09 Jul 2020 17:44 WIB
Bupati Lumajang Thoriqul Haq
Bupati Lumajang di Polda Jatim (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Surabaya -

Bupati Lumajang Thoriqul Haq diperiksa Polda Jawa Timur. Pemeriksaan ini atas laporan pengusaha tambak udang terkait dugaan pencemaran nama baik. Sebelumnya, kasus ini berawal saat Thoriq membela istri almarhum Salim Kancil, Tijah yang tanahnya diserobot pengusaha tersebut.

Usai diperiksa 18 pertanyaan, Toriq mengatakan pengusaha tersebut memang melakukan penyerobotan. Dia menyebut pengusaha itu melakukan pengurukan pada tanah milik Tijah. Padahal, tanah tersebut merupakan hak milik Tijah.

"Ada pengurukan tanah garapan pertanian Bu Tijah. Dulu dipertahankan alm Salim Kancil sampai jadi korban. Peta tanah alm Salim Kancil, ini tanah sawah, ada enam petak. Ini dulu pak Salim yang perjuangkan. Kita tahu bahwa saat ini tanah sawah yang dikelola ada pengurukan di sebagian tanah Salim Kancil," papar Thoriq usai diperiksa di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (9/7/2020).

Thoriq menambahkan dalam pemeriksaan ini, dirinya telah menyampaikan ke penyidik jika pengusaha tersebut tak memiliki hak atas sawah milik Tijah. Karena Tijah tak mau diberikan kompensasi seperti para pemilik sawah lainnya.

"Bu Tijah tidak mau dikompensasi, dan karena tidak mau dikompensasi itu, maka HGUnya tidak termasuk tanahnya Bu Tijah. Ini nama-nama mereka yang sudah mendapatkan kompensasi. Dan karena telah dikompensasi, maka mendapatkan HGU," imbuhnya.

Untuk itu, Thoriq menegaskan ucapannya terkait penyerobotan tanah yang dilakukan pengusaha tambak udang memang sesuai fakta.

"Jadi bahasa penyerobotan itu atas kondisi nyata. Bu Tijah lapor kepada saya di kantor pemda, di kantor bupati bahwa tanahnya diserobot. Itu yang kemudian saya tindaklanjuti atas laporan Bu Tijah yang menyampaikan tanahnya diserobot. Ssaya kemudian menjadi bagian dari orang yang harus melihat kondisi di lapangan. Ternyata betul atas sawahnya Bu Tijah yang ada itu diuruk," paparnya.