Tes IgG dan IgM Dinilai Lebih Akurat dari Rapid Test, Tapi...

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 07 Jul 2020 10:28 WIB
rs unair
RS Unair Surabaya/Foto: Esti Widiyana
Surabaya -

Selama pandemi COVID-19, alat rapid test paling banyak digunakan untuk mendeteksi antibodi seseorang. Selain harganya lebih murah, rapid test juga lebih mudah dijangkau seperti di Puskesmas.

Namun akurasi dari rapid test tidak semaksimal tes swab PCR. Baru-baru ini terdapat tes IgG dan IgM yang dipercaya tingkat akurasinya lebih tinggi dibandingkan dengan rapid test.

Imunoglobulin atau IgM dan IgG merupakan antibodi yang dihasilkan tubuh saat terpapar virus Corona. Hasil itu ditemukan di dalam darah yang memiliki kuman, virus, atau zat kimia tertentu.


Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (Paru), dr Alfian Nur Rosyid SpP menjelaskan, tes IgG dan IgM proses pengambilan darahnya bukan menggunakan alat seperti rapid test. Namun darah yang diambil kemudian dimasukkan ke dalam mesin yang menghasilkan nilai IgG dan IgM.

"Cuman pemeriksaannya sama untuk imunoglobulin. Ada pun serologi, tapi saya tidak paham apakah nilai IgG dan IgM sama, karena hanya serologi. Serologi itu pengambilan dari darah memang," kata Alfian saat dihubungi detikcom, Selasa (7/7/2020).

Tes serologi merupakan tes antibodi COVID-19 berbasis lab untuk mendeteksi IgM dan IgG dalam darah. Cara mendeteksinya dilakukan dengan mengambil darah pasien dan dimasukkan ke tabung darah untuk diproses di laboratorium.

Hasil dari tes serologi ini bisa reaktif dan negatif. Jika hasilnya reaktif kemungkinan tubuh terdapat virus.

Selanjutnya
Halaman
1 2