Ekskavasi Bata Kuno di Pasuruan Terhambat Pandemi Corona

Muhajir Arifin - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 11:31 WIB
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan memastikan akan menindaklanjuti temuan susunan bata kuno di Desa Dhompo, Kecamatan Kraton. Namun untuk ekskavasi belum bisa dipastikan karena terhambat kebijakan anggaran selama pandemi virus Corona.
Batu bata kuno yang ditemukan di Pasuruan/Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan -

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan memastikan akan menindaklanjuti temuan susunan bata kuno di Desa Dhompo, Kecamatan Kraton. Namun untuk ekskavasi belum bisa dipastikan karena terhambat kebijakan anggaran selama pandemi virus Corona.

"Kita sudah layangkan surat pemberitahuan dan pendampingan untuk survei ke BPCB. Jadwal BPCB juga masih padat kegiatan," kata Kasi Sejarah dan Kepurbakalaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Ika Ratnawati, Senin (6/7/2020).


Menurut Ika, sementara akan dilakukan survei terkait temuan susunan bata yang diduga bentuk pondasi atau dinding memanjang itu. Posisi bangunan berada di saluran irigasi.

"Untuk ekskavasi, mungkin saat BPCB sudah siap dan dananya sudah bisa normal. Di sini (dinas) juga belum ada pencairan dana sama sekali karena terkait refocusing (terkait COVID-19) yang kemarin, sama surat edaran bupati terkait penghematan anggaran," terangnya.


"Selain itu, kami juga minta surat resmi dari desa," imbuh Ika.

Susunan bata kuno itu ditemukan di saluran irigasi Desa Dhompo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, akhir Juni lalu. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan menyebut, susunan bata itu diduga bangunan cagar budaya berbentuk pondasi atau dinding pembatas yang bawahnya terdapat bangunan lebih besar.

(sun/bdh)