Ini Alasan Armuji Mundur dari Pilwali Surabaya, Ada yang Menjegal?

Faiq Azmi - detikNews
Sabtu, 04 Jul 2020 14:40 WIB
Armuji
Armuji (Foto: Faiq Azmi)
Surabaya -

Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya (Bacawawali) Surabaya dari PDI Perjuangan Armuji memutuskan mengundurkan diri dari Pilwali Surabaya 2020. Ia merasa dijegal oleh rekannnya di DPC PDI Perjuangan Surabaya.

"Ada hal yang lebih penting, saya ingin memberi kesempatan ada beberapa pengurus DPC yang ingin mau maju namun tidak mau mendaftar," kata Armuji di Surabaya, Sabtu (3/7/2020).

Armuji menyebut kader yang ingin maju namun tidak mendaftar adalah orang yang menghalanginya untuk berkonsolidasi di partai. Armuji memastikan yang menghalanginya adalah pengurus DPC PDIP Surabaya.

"Mereka yang sekarang juga menghalang-halangi saya untuk berkonsolidasi, mereka adalah pengurus DPC. Jadi lebih baik saya yang mundur. Beri kesempatan kepada mereka untuk maju," jelasnya.

Saat ditanya siapa yang menghalanginya Armuji menjelaskan pengurus tersebut tidak lama lagi akan berbicara kepada media.

"Untuk pengurus DPC yang ingin maju, silakan yang ingin maju. Saya sebagai senior mengalah. Daripada jadi masalah di kemudian hari. Saya juga tidak ada tekanan dari partai. Hal itu tidak mengenakkan saya. saya cuma kader, bukan pengurus. Tidak perlu saya sebutkan, nanti mereka ngomong sendiri-sendiri," kata Armuji.

Selain itu Armuji beralasan dirinya mundur karena ingin berkonsentrasi membantu masyarakat di saat pandemi COVID-19 di Surabaya. Apalagi angka COVID-19 di Surabaya masih tinggi.

"Alasan saya yang lainnya, saya melihat situasi pandangan politik. Kami mengedepankan asas kemanusiaan untuk menampilkan wajah kader sebagai pelayan masyarakat yang terbaik," jelas Armuji.

Yang terakhir, Armuji memastikan akan menjalankan instruksi dari DPP dan tunduk dengan arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri.

"Siapapun yang dipilih nantinya, saya sebagai kader PDIP akan menjalankan instruksi dari Ibu Mega," tandas Armuji.

(iwd/iwd)