Pengadilan Negeri Surabaya Dibuka Kembali, Tancap Gas Gelar 100 Sidang

Amir Baihaqi - detikNews
Rabu, 01 Jul 2020 16:16 WIB
Pengadilan Negeri Surabaya
Pengadilan Negeri Surabaya (Foto: Amir Baihaqi)
Surabaya -

Pengadilan Negeri (PN) Surabaya beroperasi lagi setelah 2 minggu menunda seluruh agenda sidang. Penundaan sidang diambil usai seorang hakim dan juru sita PN meninggal.

"Kami mulai buka lagi sejak Senin (29/6) lalu. Jadi sudah 3 hari ini," kata koordinator keamanan PN Surabaya Bripka Arif Harmoko kepada detikcom, Rabu (1/7/2020).

Meski telah beroperasi lagi, namun PN menerapkan sejumlah protokol kesehatan yang ketat. Setiap pengunjung yang tidak ada urusan dalam agenda sidang dilarang masuk.

"Kami menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Seperti pemeriksaan suhu, wajib memakai masker dan cuci tangan atau hand sanitizer. Kemudian yang tidak berkepentingan dengan agenda kami larang masuk," tegas Arif.

Sedangkan untuk rata-rata agenda sidang, PN Surabaya setiap harinya menggelar sekitar 100 agenda sidang per harinya. Adapun untuk persidangan pidana, Arif menyebut tetap digelar secara telekonferensi.

"Bukanya mulai pukul 08.00 WIB. Kalau sidangnya sekitar 100 agenda setiap hari yang digelar sampai sore. Untuk pidana tetap online ya kecuali perdata," tuturnya.

"Nah untuk pelayanan di PN seperti permintaan legalisir dan sebagainya layanan kami batasi hanya sampai siang pukul 12.00 WIB dan hanya sekitar 25 orang pemohon saja," tambah Arif.

Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menunda semua agenda persidangan selama dua pekan. Hal ini karena seorang hakim bernama Eko Agus Siswanto dan juru sitanya Surachmat meninggal dunia.

"Iya betul. Juru sita kami meninggal Kamis (11/6) sehari kemudian hakim Eko yang meninggal," kata Humas PN Surabaya Martin Ginting kepada detikcom, Minggu (14/6/2020).

(iwd/iwd)