Marinir di Situbondo Kembangkan Program Ketahanan Pangan Libatkan Warga

Ghazali Dasuqi - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 10:25 WIB
Puslatpur Marinir 5 Baluran mengembangkan program ketahanan pangan
Foto: Istimewa
Situbondo -

Mengantisipasi dampak pandemi Corona, Puslatpur Marinir 5 Baluran mengembangkan program ketahanan pangan. Upaya mendukung program pemerintah itu bukan hanya bidang pertanian saja. Tetapi juga dilakukan di bidang perikanan dan pertanian. Bahkan, untuk membantu perekonomian warga, pihak Marinir juga sengaja melibatkan masyarakat sekitar.

Demikian disampaikan Komandan Puslatpur Marinir 5 Baluran, Letkol Mar Agus Wahyudi saat menerima kunjungan Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, M.Tr. (Han) di gedung Transit Puslatpur Marinir 5 Baluran Kecamatan Banyuputih Situbondo, Minggu (28/6/2020) kemarin.

Dalam keterangan pers yang diterima detikcom Minggu (28/6) malam disebutkan, turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Panglima Armada 2 Laksamana Muda TNI (Laksda) Heru Kuswanto, S.E M.M. Kunjungan ini disambut langsung Komandan Puslatpur Marinir 5 Baluran Letkol Mar Agus Wahyudi dan Komandan Komando Latih Korps Marinir (Dan Kolatmar) Kolonel Marinir Suliono,

Bersama rombongan, para petinggi Marinir ini meninjau Program Ketahanan Pangan Komando Latih Korps Marinir (Kolatmar) di Puslatpur Marinir 5 Baluran.

Dalam pemaparannya, Komandan Puslatpur Marinir 5 Baluran Letkol Marinir Agus Wahyudi menyampaikan, progam ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh Puslatpur Marinir 5 Baluran dalam rangka mendukung program pemerintah dan Komandan Korps Marinir.

"Hal ini sekaligus sebagai upaya nyata bentuk partisipasi dan antisipasi akibat dampak Pandemi COVID-19 yang melanda hampir seluruh dunia," kata Letkol Marinir Agus Wahyudi.

Melalui program ketahanan pangan dilaksanakan sejumlah kegiatan. Mulai bidang pertanian, perikanan dan bidang peternakan. Bidang pertanian luas lahan yang telah dikerjakan prajurit antara lain; tanaman Singkong 0,3 hektar, tanaman jagung 4 hektar, dan tanaman cabai 5 hektar.

Selain itu, Puslatpur Marinir 5 Baluran juga melakukan kerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten akan menanam jagung jenis Sorgum di lahan seluas 4 Ha.

Sementara di bidang peternakan, pihak Marinir mengembangkan budidaya ayam kampung 70 ekor, kambing 50 ekor, dan sapi 7 ekor. Sedangkan bidang perikanan dilaksanakan budidaya ikan lele dengan sistem Bioflok sejumlah 12.000 ekor, yang dibagi dalam 6 kolam ikan.

"Dalam rangka membantu meningkatkan perekonomian warga, sebagian lahan pertanian juga dikerjakan oleh warga sekitar di bawah pengawasan dan pengendalian dinas terkait. Di antaranya, lahan tanaman jagung 10 hektar dan tanaman cabai 0,5 hektar," sambungnya.

Usia acara paparan tersebut, dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lapangan. Pada kesempatan itu, Dankormar Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono berkenan menebar 1.000 bibit ikan lele di kolam bioflok, yang sudah disiapkan Prajurit Puslatpurmar 5 Baluran.

"Program ketahanan pangan memang merupakan program yang sedang kita giatkan. Hal ini sesuai dengan program dari pemerintah dan Panglima TNI," tegas Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Suhartono.

Karena itu, sambung dia, di jajaran TNI AL KSAL menginstruksikan kepada seluruh Kotama untuk melaksanakan program ketahanan pangan. Termasuk kepada Korps Marinir, yang kini sudah dilaksanakan di seluruh jajarannya, termasuk Kolatmar dan jajarannya.

"Lahan yang ada agar dimanfaatkan untuk dikembangkan. Karena program ini sangat bermanfaat dan ini bisa memberikan dampak nilai ekonomis kepada prajurit dan masyarakat sekitar," papar Mayjen TNI (Mar) Suhartono.

Turut mendampingi selama peninjauan, di antaranya Danpasmar 2 Brigjen Ipung Purwadi, M.M, para Asisten Dankormar, para Asisten Danpasmar 2, para perwira staf Kolatmar dan para perwira Puslatpur Marinir 5 Baluran.

(fat/fat)