Kasus Percobaan Pemerkosaan Model Tak Terbukti, Pengacara Minta BAP Ulang

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 27 Jun 2020 19:35 WIB
Polresta Banyuwangi tidak menemukan bukti kuat terkait laporan percobaan pemerkosaan seorang model. Kini pengacara pelapor meminta dilakukan BAP ulang.
Eny Setiawati, pengacara model yang diduga menjadi korban percobaan pemerkosaan/Foto: Ardian Fanani

"Saya yakin banyak korban yang tidak berani melaporkan karena takut ataupun malu. Oleh sebab itu, kita akan membuat pelaporan baru pelecehan seksual bermodus casting abal-abal. Kita yakin produser film itu hanyalah modus untuk memperdaya banyak wanita untuk menjadi korban pelecehan seksual," tambahnya.

Dugaan itu diperkuat dengan tidak adanya kru yang dibawa oleh sang produser. Selain itu, casting diselenggarakan di tempat yang tidak lumrah, yakni di sebuah hotel melati. Semakin tidak wajar, ketika proses casting peserta diminta masuk satu-satu ke kamar hotel yang sudah dipesan oleh sang produser.

"Saat casting antara skrip yang disodorkan dengan arahan casting tidak sesuai. Kita juga temukan fakta, jika terlapor meminta peserta memperagakan adegan ciuman sesama jenis (lesbi)," ungkap Eny.


Kejanggalan selanjutnya, tambah Eny, kegiatan casting tersebut diduga kuat tidak mengantongi izin. Namun entah kenapa, justru Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi dan sanggar tari yang mengundang para talent untuk mengikuti casting tersebut.

"Bisa jadi terlapor ini membuat pengakuan palsu kepada Dinas Pariwisata. Sebab, saat pra-kejadian hingga pasca-kejadian orang Dispar dan sanggar tari ada di lokasi. Hanya saja mereka ada di luar ruangan casting," ungkapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3