Cerita Pasutri yang Sembuh dari Corona dan Pernah Merasa Dikucilkan Warga

Enggran Eko Budianto - detikNews
Kamis, 25 Jun 2020 16:57 WIB
Pasutri di Kabupaten Mojokerto sembuh dari Corona. Mereka berpesan kepada masyarakat agar tidak mengucilkan penderita Corona seperti yang pernah mereka alami.
Pasutri di Kabupaten Mojokerto yang sembuh dari Corona/Foto: Istimewa

"Saya dilarang pulang oleh masyarakat sejak tanggal 22 April. Padahal dokter membolehkan saya menemui anak-anak saya. Akhirnya saya di rumah sakit menjaga istri saya," terangnya.

Oleh sebab itu, Mustaqim meminta masyarakat tidak lagi mengucilkan para pasien positif Corona dan keluarganya. Karena stigma negatif tersebut justru memberikan tekanan mental yang berat bagi para pasien. Padahal, para pasien membutuhkan dukungan moral agar cepat sembuh.

"Anda tahu perlakuan masyarakat terhadap penderita COVID, seolah-olah aib, dikucilkan. Bagi penderita itu beban mental yang harus dikuatkan. Jangan dikucilkan, termasuk keluarganya," tegasnya.


Meski begitu, Mustaqim bersyukur masih banyak keluarga, kerabat dan teman kerja yang memberikan dukungan moral kepada dirinya kala itu. Setelah dinyatakan sembuh dari Corona, dia memilih tinggal di rumah untuk menghindari gesekan dengan masyarakat.

"Supaya kondisi baik, saya mengurung diri. Khawatir kalau tidak diterima," pungkasnya.


(sun/bdh)