Kasus COVID-19 di Jatim Tembus 10.092, 7 Daerah Berstatus Zona Merah

Hilda Meilisa - detikNews
Rabu, 24 Jun 2020 14:14 WIB
peta zona persebaran COVID-19 di Jatim
Peta zona persebaran COVID-19 di Jatim (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Kasus positif COVID-19 di Jawa Timur menembus angka 10.092 pasien. Tercatat ada 7 kabupaten dan kota di Jatim yang statusnya zona merah atau memiliki risiko tinggi dalam penyebaran COVID-19.

Dari data yang dihimpun detikcom di laman infocovid19.jatimprov.go.id, Rabu (24/6), sebanyak 7 zona merah tersebut ada di Kota Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Jombang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Pasuruan, dan Situbondo.

Dilihat dari kasusnya, Surabaya menempati urutan tertinggi dengan jumlah kasus terbanyak. Rinciannya ada 4.878 pasien positif COVID-19, 1.670 pasien sembuh, dan 362 meninggal dunia.

Sementara itu, kasus terbanyak kedua yakni Sidoarjo dengan 1.260 pasien positif COVID-19, 196 sembuh dan 97 meninggal dunia. Sedangkan kasus terbanyak ketiga di Jatim yakni di kabupaten Gresik dengan pasien positif Corona 515 orang, 74 sembuh, dan 53 meninggal.

Dalam penanganan COVID-19 di Jatim, total pasien sembuh di Jatim mencapai 2.995 pasien atau setara dengan 29,68%. Selain itu, sejumlah daerah statusnya turun dari zona merah menjadi zona oranye atau memiliki risiko kenaikan dan penyebaran kasus sedang.

14 Kabupaten/kota yang telah menjadi zona oranye yakni Kota Malang, Kota Mojokerto, Bangkalan, Banyuwangi, Bojonegoro, Jember, Kabupaten Kediri, Lamongan, Magetan, Kabupaten Malang, Nganjuk, Sampang, Tuban dan Tulungagung.

Sementara untuk wilayah yang menjadi zona kuning atau memiliki risiko rendah dalam penyebaran COVID-19 ada 15 kabupaten/kota. Rinciannya, Kota Batu, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Kabupaten Blitar, Bondowoso, Lumajang, Madiun, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Kabupaten Probolinggo, Sumenep, dan Trenggalek.

Ada pula Kota yang menjadi zona hijau atau tidak berdampak COVID-19 yakni Kota Madiun. Di sini, sudah tidak ditemui kasus COVID-19.

Sebelumnya, Gubernur Khofifah Indar Parawansa berpesan pada masyarakat untuk senantiasa disiplin menjalankan protokol pencegahan COVID-19. Karena, vaksin untuk COVID-19 belum ditemukan. Khofifah berharap daerah lain bisa segera turun statusnya menjadi zona hijau menyusul Kota Madiun.

"Saat ini suasana belum aman di dunia, nasional, Jatim. Data terus naik signifikan. Kuatkan yang sudah zona hijau seperti Kota Madiun. Yang kuning kuatkan ke hijau. Yang merah pun demikian," pesan Khofifah.

Tonton juga video 'Jokowi Apresiasi Kepala Daerah yang Berhasil Tekan COVID-19':

(hil/iwd)