Kasus Pengadangan Ambulans Bawa Jenazah COVID, Polisi Periksa Pegawai RS

Hilda Meilisa - detikNews
Rabu, 17 Jun 2020 17:59 WIB
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya -

Polisi kini tengah mendalami kasus pengadangan dan ancaman pembakaran ambulans yang mengangkut jenazah pasien COVID-19 di Kecamatan Waru, Pamekasan, Madura. Pertama, polisi akan memeriksa pegawai rumah sakit.

"Sejauh ini kami akan melakukan penyelidikan dari pihak rumah sakit yang mengantar waktu itu," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat dikonfirmasi di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Rabu (17/6/2020).

Truno menambahkan pihaknya akan mengambil kesaksian petugas medis hingga petugas pemulasaran jenazah terkait apa yang sebenarnya terjadi. Truno menambahkan ada tindak pidana yang dilakukan massa pada kejadian ini.

"Ada petugas medis nya ada tugas pemulasaraannya, ini yang akan kita lakukan pemeriksaan lebih awal karena terkait dengan masalah KUHP atau tindak pidana umum dengan pemaksaan perbuatan tidak menyenangkan dengan cara ancaman, yang akan kita lakukan proses terlebih dahulu," paparnya.

Selain itu, Truno menyebut pihaknya akan mengedepankan proses penegakan hukum yang humanis dan solutif. Namun tetap memberikan efek jera kepada pelaku agar kejadian sama tak terulang kembali.

"Polda Jawa Timur tentunya membackup Polres Pamekasan sebagaimana disampaikan bapak Kapolda Jawa Timur Irjen M Fadil Imran akan melakukan proses penegakan hukum secara humanis dan solutif. Artinya selalu memberikan suatu efek jera dan memberikan suatu edukasi kepada masyarakat," imbuh Truno.

Dari kejadian ini, Truno menyebut pihaknya akan senantiasa memberikan pengamanan dan pengawalan pada jenazah yang hendak dikubur. Hal ini supaya tidak terjadi kejadian serupa di kemudian hari.

Selanjutnya
Halaman
1 2