Round-Up

7 Orang Gangguan Jiwa Positif Corona di Jatim, Bagaimana Mereka Tertular?

Faiq Azmi - detikNews
Jumat, 12 Jun 2020 19:49 WIB
Dirut RSJ Menur dr M Hafidin Ilham
Dirut RSJ Menur dr M Hafidin Ilham (Foto: Faiq Azmi/detikcom)
Surabaya -

Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang menjadi pasien positif COVID-19 di Jawa Timur hingga hari ini ada 7. Pasien ODGJ dirawat di Rumah Sakit Jiwa Menur. Bagaimana mereka bisa tertular?

"Ada 7 pasien ODGJ. Itu kena COVID-19 dari rumahnya ya, mungkin keluyuran gak pakai masker akhirnya ketularan. Jadi bukan ketularan di RSJ Menur," kata Dirut RSJ Menur dr M Hafidin Ilham di Surabaya, Jumat (12/6/2020).

Ilham menjelaskan, pasien positif COVID-19 ODGJ yang dirawat di RSJ Menur memiliki riwayat pernah dirawat di rumah sakit milik Pemprov Jatim tersebut.

"Jadi kita tahu mereka ODGJ karena riwayat. Mereka masuk sebenarnya bukan gila-gila amat. Kontaknya (komunikasi) baik. Mereka pas masuk sudah rutin minum obat, akhirnya tidak terlihat gila, seperti normal tapi riwayat ODGJ," jelasnya.

Ilham menceritakan perlu usaha ekstra untuk merawat ODGJ yang positif Corona. Mulai dari mengedukasi hidup sehat, memaksa untuk memakai masker hingga pengawasan dalam meminum obat.

Edukasi tersebut, kata Ilham, dilakukan perawat dan tenaga kesehatan karena selama ini ODGJ tidak menerapkan hidup sehat sesuai protokol pencegahan COVID-19.

"Memang ya, ODGJ ini harus dipasangkan masker, lalu gak gumbul-gumbul. Pengawasnya ekstra ketat, menggunakan APD, harus siaga, karena ini pasien khusus harus intens," katanya.

"Bahkan perawat RSJ Menur disiapkan hotel dan asrama agar tidak pulang ke rumah. Karena jaga-jaga meski menggunakan APD lengkap. Disiapkan karena kontak erat dengan pasien," lanjutnya.

Menurut Ilham, saat ini pasien ODGJ dirawat di ruang isolasi dengan tekanan negatif. Ilham melihat imunitas pasien ODGJ sangat bagus.

"Semua yang dirawat di Menur di ruangan tekanan negatif. Kalau pasien ODGJ alhamdulillah belum ada yang meninggal, imun mereka kuat-kuat," pungkasnya.

(fat/fat)