Mengapa Angka Kematian Pasien COVID-19 di Jatim Jadi yang Tertinggi?

Faiq Azmi - detikNews
Jumat, 12 Jun 2020 13:52 WIB
Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di Jatim dr Joni Wahyuadi
Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di Jatim dr Joni Wahyuadi (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya -

Jumlah kematian pasien positif COVID-19 di Jawa Timur menjadi yang tertinggi di Indonesia. Dari data per-Kamis (11/6) yang dirilis Pemprov Jatim ada 575 kasus kematian di Jatim. Lantas mengapa angka kematian COVID-19 di Jatim menjadi yang tertinggi?

Ketua Gugus Kuratif Penanganan COVID-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi mengatakan virus Corona merupakan hal baru. Ciri dari virus Corona adalah sulit diprediksi.

"Perjalanan penyakit menderita COVID-19 unpredictable (tidak bisa diprediksi). Sampai saat ini kita semua tidak tahu bagaimana rahasia COVID-19," kata Joni di Surabaya, Jumat (12/6/2020).

Joni mencontohkan ada anak muda di RSU Soetomo berumur 38 tahun yang mengalami gagal nafas. Kemudian dimasukkan di ruang ventilator.

"Lalu bisa duduk bisa makan, akhirnya dipindah di Highcare, lalu tiba-tiba meninggal seperti kayak kena jantung. Inilah COVID-19 susah diprediksi," jelasnya.

"Ada lagi pasien yang datang dengan keadaan buruk sudah memakai ventilator. Kita rawat. Lalu sehat, dan sekarang orangnya gemuk. Jadi ini barang baru (COVID-19). Kami berupaya menekan angka kematian," terangnya.

Selain tidak bisa diprediksi, Dirut RSU dr Soetomo ini menilai ada pasien yang sebenarnya tahu dirinya COVID-19 tapi denial (menolak dirawat).

"Sampai akhirnya berat dan meninggal dunia. Kalau di Soetomo, 62,9 persen menggunakan ventilator meninggal dunia. Kita belum tahu mengapa, banyak hal yang terus dipelajari," jelasnya.

"Penularannya gampang lewat droplet. Ya harus ditaati, physical distancing, social distancing. Jangan pernah menentang COVID-19. Ada yang batuk pilek, meninggal, sangat variasi case-nya. Kami sudah merawat yang sedang opname 231 orang," pungkas Joni.

Simak video '9.000 Warga Brasil Jadi Relawan Uji Coba Vaksin Corona China':

(iwd/iwd)