Round-Up

Nekatnya Keluarga di Surabaya Bawa Paksa Jenazah Positif dari RS Tanpa Protokol COVID

Tim Detikcom - detikNews
Sabtu, 06 Jun 2020 08:55 WIB
Keluarga Paksa Pulang Jenazah Pasien COVID-19
Foto: Istimewa
Surabaya -

Satu keluarga di Pegirian, Surabaya, nekat membawa pulang jenazah COVID-19 dari RS Paru tanpa protokol kesehatan. Mereka berdalih jenazah perempuan berusia 48 tahun itu tidak positif COVID.

Peristiwa yang terjadi, Kamis (4/6/2020) ini membuat Lurah Pegirian Menik Hartawanta turun tangan. Bahkan pihak kelurahan mendapat informasi jika pihak keluarga bersikeras memakamkan jenazah di TPU setempat.

Pihak kelurahan mencoba menemui dan memediasi keluarga tersebut di rumahnya. Setelah diyakinkan, pihak keluarga akhirnya berkenan memakamkan jenazah di pemakaman khusus jenazah COVID-19 yakni di TPU Keputih.

"Benar, peristiwa itu terjadi pada Kamis (4/6) pagi dan jenazah dimakamkan pada siang harinya," kata Menik kepada detikcom saat dimintai konfirmasi.

Namun saat di Keputih, keluarga kembali ngotot memakamkan dengan cara biasa dan memaksa peti dibuka.

"Di pemakaman keluarga dan warga kembali ingin dimakamkan secara biasa. Dan memaksa peti dibuka. Karena desakan dan kalah jumlah itu petugas tak bisa berbuat banyak. Yowis lah risiko ditanggung sendiri kata petugas waktu itu," tegasnya.

Dia menjelaskan awalnya jenazah merupakan pasien berstatus PDP. Jenazah dinyatakan positif setelah hasil swab di RS PHC keluar.

"Status jenazah ini sebenarnya PDP dan keluarga sudah tahu. Tanggal 30 itu sudah diberi tahu keluarganya. Tapi ditutup-tutupi," tambahnya.

Tonton juga 'Terekam CCTV! Keluarga Bawa Kabur Jenazah PDP Corona di Makassar':

[Gambas:Video 20detik]

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2