MUI Tolak Pabrik Minuman Beralkohol di Kawasan Industri Mojokerto

Enggran Eko Budianto - detikNews
Jumat, 05 Jun 2020 20:17 WIB
Sebuah pabrik minuman beralkohol yang akan beroperasi di Ngoro Industrial Park (NIP) Kabupaten Mojokerto mendapat penolakan dari MUI Kecamatan Ngoro. Ulama menilai, keberadaan pabrik itu berpotensi menambah jumlah pemabuk.
Pabrik minuman beralkohol di Kabupaten Mojokerto/Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto -

Sebuah pabrik minuman beralkohol yang akan beroperasi di Ngoro Industrial Park (NIP) Kabupaten Mojokerto mendapat penolakan dari MUI Kecamatan Ngoro. Ulama menilai, keberadaan pabrik itu berpotensi menambah jumlah pemabuk.

Pabrik minuman beralkohol (minol) itu bernama PT Hardcorindo Semesta Jaya. Pabrik tersebut akan beroperasi di Blok J Nomor 11, Desa/Kecamatan Ngoro. MUI Kecamatan Ngoro menolak rencana operasional pabrik tersebut.

Mereka melayangkan surat ke MUI Kabupaten Mojokerto. Yaitu surat Nomor 010/MUI.NGR/VI/2020 tertanggal 5 Juni 2020. Surat tersebut ditandatangani Ketua MUI Kecamatan Ngoro KH Ismail Arif dan sekretarisnya Nurul Huda.


"Sejak sekitar sebulan yang lalu kami menerima kabar akan ada pabrik minuman beralkohol di NIP. Kami MUI Ngoro menolak," kata Ketua MUI Kecamatan Ngoro KH Ismail Arif, saat dikonfirmasi wartawan di rumahnya, Desa Lolawang, Kecamatan Ngoro, Jumat (5/6/2020).

Kiai Ismail menjelaskan, pihaknya menolak pabrik minol beroperasi di wilayahnya dengan beberapa pertimbangan. Menurut dia, produksi minol akan membawa dampak sosial. Salah satunya, produksi minol bakal meningkatkan jumlah pemabuk.

"Banyaknya pemabuk akibat adanya minuman keras akan memicu tindak kriminal. Juga akan memperburuk citra Kecamatan Ngoro yang mayoritas beragama Islam," terangnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2