Rumor di Balik Aksi Anggota DPRD Banting Botol Bir dan Bantahan Bupatinya

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 03 Jun 2020 21:32 WIB
Beredar rumor bahwa aksi seorang anggota DPRD yang mengamuk dan membanting botol bir, ada kaitannya dengan proses pengisian jabatan eselon II. Namun Pemkab Tulungagung membantahnya.
Pendapa Kabupaten Tulungagung/Foto: Adhar Muttaqin
Tulungagung -

Beredar rumor bahwa aksi seorang anggota DPRD yang mengamuk dan membanting botol bir, ada kaitannya dengan proses pengisian jabatan eselon II. Namun Pemkab Tulungagung membantahnya.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo memastikan, proses lelang jabatan eselon dua di pemerintahannya telah berjalan sesuai dengan mekanisme yang ada. Sehingga terhindar dari intervensi dari pihak luar.

"Ya memang karena itu kebutuhan satu lembaga struktural pemerintah daerah. Kami akan menyelenggarakan pengisian jabatan yang kosong seperti yang sudah pernah saya sampaikan itu. Tidak terpengaruh, tetap berjalan," kata Maryoto, Rabu (3/6/2020).


Menurutnya, proses lelang jabatan eselon dua tersebut telah ditangani secara profesional oleh panitia seleksi (pansel) dan telah melalui serangkaian tahapan. Termasuk pengujian kemampuan dan kapasitas dari masing-masing kandidat.

"Prosedural pengisian itu sudah ada aturan-aturan, lain dengan dulu, kalau dulu kan tergantung penilaian dari DP3 dan dewan mutasi daerah, apa yang dikenal dengan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat)," imbuhnya.

Wakil Ketua DPRD Tulungagung Ahmad Baharudin, melalui laman resmi dewan, meminta bupati tidak takut terhadap tekanan maupun intervensi dari siapa pun. Bupati harus bebas dari tekanan dalam memilih maupun melantik pejabat eselon dua.

Selanjutnya
Halaman
1 2