Tambah 194, Total Hari Ini Pasien Positif Corona di Jatim Jadi 5.132

Hilda Meilisa - detikNews
Selasa, 02 Jun 2020 21:03 WIB
corona di jatim
Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya -

Kasus positif COVID-19 di Jawa Timur bertambah sebanyak 194 pasien. Kini, total pasien yang terkonfirmasi positif menembus angka 5.132 orang. Dari total kasus tersebut tinggal 3.898 pasien yang masih menjalani perawatan.

Berdasarkan data Pemprov Jatim, tambahan 194 pasien positif Corona ini terbanyak yakni 115 pasien dari Surabaya (27 domisili pending), 19 pasien dari Sidoarjo, 5 dari Gresik, 2 pasien dari Kabupaten Pasuruan, 5 dari Kabupaten Kediri, 7 dari Lamongan, dan 7 dari Pamekasan.

Ada pula tambahan kasus 2 orang positif dari Jember, 3 pasien dari Kabupaten Mojokerto, 11 dari Kabupaten Bangkalan, 7 pasien positif corona dari Tuban, dan 11 dari Kabupaten Sampang.

Selain itu, ada kabar baik dalam penanganan COVID-19 di Jatim. Tercatat ada tambahan 100 pasien yang dinyatakan sembuh. Tambahan pasien yang sembuh hari ini tercatat cukup banyak dibanding biasanya.

Rinciannya yakni 60 dari Kota Surabaya, 1 dari Banyuwangi, 2 dari Trenggalek, 5 pasien dari Tulungagung, 9 dari Lamongan, 2 dari Sidoarjo, 1 asal Pamekasan, 1 dari Jember, 2 pasien sembuh dari Sumenep, 2 dari Jombang, 1 dari Kabupaten Blitar, 5 dari Bangkalan, 6 pasien asal Kabupaten Probolinggo, 1 dari Bojonegoro.

Kini, total pasien di Jatim yang telah dinyatakan sembuh ada 799 orang atau tingkat kesembuhannya mencapai 15,57 persen.

"Hari ini yang sembuh cukup banyak ada 100 orang. Alhamdulillah ini penambahan yang cukup banyak, kemarin pasien sembuh 45 orang, hari ini 100," kata Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di Jatim dr Joni Wahyuadi di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (2/6/2020).

Untuk tambahan pasien yang meninggal, ada 11 orang. Rinciannya 7 dari Kota Surabaya, 1 dari Kabupaten Gresik, 1 Kabupaten Sidoarjo, 1 dari Kota Batu, dan 1 asal Lamongan.

Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat ada 6.754 dan yang diawasi tinggal 3.214. Sementara untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) kini jumlahnya sebanyak 24.923 dan yang masih dipantau hanya 4.108.

(hil/iwd)