Ada 38 Kampung Tangguh di Lamongan, Ini Kata Kapolda Jatim

Eko Sudjarwo - detikNews
Senin, 01 Jun 2020 23:27 WIB
kapolda jatim di lamongan
Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan -

Polda Jatim sebut Kampung tangguh tanggap COVID-19 bisa menekan penyebaran virus Corona. Sebab, pendirian kampung tangguh tanggap COVID-19 dibangun atas semangat gotong royong dan mengedepankan partisipasi masyarakat.

Kapolda Jatim Irjen Pol Muhammad Fadil Imran berharap, kampung tangguh di Lamongan diharapkan bisa menjadi role model bagi yang lain.

"Bagus, semoga kampung tangguh ini bisa menjadi role model untuk yang lainnya," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Muhammad Fadil Imran usai meninjau kampung tangguh tanggap COVID-19 di Perumahan Jetis Indah, Kelurahan Jetis, Kecamatan Lamongan, Senin (1/6/2020).

Dikatakan oleh Kapolda, keberadaan kampung tangguh salah satunya untuk tracing dan testing lebih mudah karena ada dukungan dari masyarakat.

"Buktinya kan jumlah positif dan jumlah PDP di kampung tangguh tidak bertambah. Yang positif dan yang PDP juga bisa sembuh melalui keberadaan kampung tangguh ini," katanya.

Kapolda menambahkan, pihaknya mengacungi jempol terhadap respon dari Bupati Lamongan dan Pemkab Lamongan yang telah mereplikasi program tangguh yang digagas Polda Jatim ini di 38 desa di Lamongan. Kapolda juga berharap agar tidak hanya Lamongan saja yang mereplikasi program ini tapi semua daerah bisa menerapkan program kampung tangguh ini.

"Kami berharap agar semua desa di Lamongan bisa menjadi kampung tangguh bukan hanya untuk menghadapi COVID-19 tapi juga untuk menghadapi semua persoalan sosial lainnya, seperti masalah keamanan, kesejahteraan atau masalah ketenagakerjaan dan yang lainnya," ujarnya.

Salah satu Kampung Tangguh, Desa Tanggap COVID-19 di Kelurahan Jetis dikunjungi orang nomor satu di Polda Jatim. Berbagai fasilitas penunjang ditinjau Kapolda bersama Bupati Fadeli, Kapolres Lamongan AKBP Harun, Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono dan jajaran GTPPC Lamongan.

Bupati Lamongan Fadeli mengaku semula ditetapkan 4 desa, kini menjadi 63 desa/kelurahan kampung tangguh. Di kawasan ini, perangkat desa bersama tokoh masyarakat dan agama guyub berdisiplin menjalankan protokol kesehatan.

"Warganya juga saling membantu kepada mereka yang terdampak COVID-19. Baik yang terdampak langsung, maupun secara ekonomi dengan memantapkan lumbung desa," terang Fadeli.

Tak hanya melihat penerapan kampung tangguh, orang nomor satu di Polda Jatim ini juga sempat meninjau proses pembangunan RS COVID-19 di Lamongan.

(fat/fat)