Jelang New Normal, Pengelola Wisata Dorong Pemkab Blitar Terbitkan Regulasi

Erliana Riady - detikNews
Senin, 01 Jun 2020 15:35 WIB
Pengelola Wisata Dorong Pemkab Blitar Terbitkan Regulasi Pembukaan Destinasi
Salah satu tempat wisata di Blitar (Foto: Erliana Riady/detikcom)
Blitar -

Tempat wisata di Kabupaten Blitar ditutup total dampak COVID-19. Namun menjelang new normal, para pengelola wisata mendorong Pemkab Blitar segera membuat regulasi pembukaan kembali beberapa destinasi.

Perwakilan Pengelola Wisata Kabupaten Blitar, Akhsin Al Fata menyatakan, dari SE Kemendagri tiap daerah akan dikategorikan zona merah, hijau, orange dan kuning. Ini artinya, setiap daerah bisa membuat kebijakan sendiri seperti berlakunya otonomi daerah.

Menurut Akhsin, Surat Keputusan Bersama (SKB) akan menjadi pintu gerbang membuat kebijakan itu. Dari perspektif pariwisata penting untuk memulai branding.

"Kabupaten Blitar menyatakan siap di awal, itu menjadi hal yang penting. Karena berkaitan dengan kepercayaan publik terhadap daerah kita. Kalau kita terlambat, maka yang terjadi, era new normal tidak akan menjadi momentum. Lauching new normal di sektor pariwisata tidak akan membawa efek terhadap promosi yang gencar dilakukan," paparnya kepada detikcom, Senin (1/6/2020).

Akhsin melanjutkan, Kemenpar menjadikan Bali kemudian Yogya sebagai pilot project. Kabupaten Blitar dan Jawa Timur pada umumnya, punya peluang mendeklarasikan di awal. Minimal mempersiapkan diri bahwa saat ini destinasi wisata di Kabupaten Blitar sedang bergerak.

"Kami sedang menyusun draf SOP dan ada upaya menverifikasi destinasi wisata. Teknisnya, destinasi yang sudah memenuhi persyaratan protokoler kesehatan akan kita tempeli stiker," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2