Salah Info, Pembagian BLT di Kantor Pos Sukolilo Sempat Membludak

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Rabu, 13 Mei 2020 15:27 WIB
antrean pengambilan BLT di Kantor Pos Sukolilo
Antrean pengambilan BLT di Kantor Pos Sukolilo (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Bantuan sosial tunai dibagikan di Kantor Pos Sukolilo. Warga penerima langsung menyerbu kantor pos di Jalan Wisma Permai, Kelurahan Mulyosari tersebut.

Sayangnya warga saling berebut antre saat mengambil bantuan uang tunai Rp 600 ribu tersebut. Yang terjadi kemudian adalah tak adanya physical distancing. Padahal saat ini sedang pandemi Corona.

Salah satu petugas keamanan Kantor Pos Sukolilo Yanto membenarkan adanya kerumunan warga yang antre mengambil bantuan. Yanto mengatakan warga yang saling berebut antre tersebut dipicu oleh brosur dari RW setempat.

"Jam 8 tadi sudah datang semua. Mereka mendapatkan brosur dari RW setempat jika pembagian bantuan jam 08.00 WIB hingga jam 10.00 WIB. Padahal Kantor pos melayani sampai jam 3 sore. Makanya warga mengira waktunya tidak mencukupi. Makanya jadinya membludak," kata Yanto kepada detikcom, Rabu (13/5/2020).

Saat warga berebut antre, kata Yanto, petugas pelayanan yang berada di dalam sempat keluar. Dengan menggunakan pengeras suara, petugas memberikan penjelasan kepada masyarakat bahwa bantuan bisa diambil hingga pukul 3 sore.

"Makanya tadi pegawai yang ada di dalam ikut mengendalikan massa bahwa bisa mengambil hingga sore hari," ujar Yanto.

Selain itu, petugas keamanan juga sempat melakukan penyetopan, agar para penerima bantuan tidak masuk ke kantor pos dulu. Sehingga para penerima bantuan yang ada di dalam bisa terlayani terlebih dahulu sehingga jarak antar warga bisa terjaga.

Kepala Cabang Kantor Pos Sukolilo Lukman mengatakan dirinya tidak mengetahui langsung saat terjadi penumpukan warga. Lukman mengaku pihaknya hanya melayani pembayaran saja.

"Tadi ada petugas keamanan ada ibu Kepolisian, Satpol PP dan juga TNI juga. Kita tidak tahu cuman bayarin saja," kata Lukman.

Lukman mengatakan sebanyak 1.400 keluarga penerima manfaat (KMP) dari bansos tunai Kemensos sudah terjadwal waktunya dalam pembagiannya.

"Berhubung ada enam kelurahan, akhirnya tadi datanganya bersamaan bareng-bareng. Jadwal pembagian juga sudah ada dan sudah dibagikan ke RT/RW. Seharusnya dia menginfo ke warganya seperti itu, orang kalau mendapatkan uang ya begitu," ungkap Lukman.

Saat ini, kondisi kembali normal, warga yang menerima bantuan terlayani dengan baik dan tidak terjadi antrean. Pihak kantor pos juga menyediakan tempat cuci tangan dan juga menerapkan physical distancing.

(iwd/iwd)