Satu WN Malaysia Klaster Temboro Reaktif Rapid Test Blitar

Erliana Riady - detikNews
Jumat, 01 Mei 2020 18:30 WIB
corona blitar
Foto: Erliana Riady
Blitar -

Seorang WN Malaysia reaktif hasil rapid test. WN ini merupakan 1 dari 4 santri dari Ponpes Temboro yang memilih pulang ke rumah orang tuanya di Blitar.

Jubir COVID-19 Kota Blitar, Moch Muchlis mengatakan, empat santri Ponpes Temboro ini, terdiri dua pria dan wanita berkewarganegaraan Malaysia dan dua wanita warga Kota Blitar.

Mereka pulang ke rumah orang tuanya di Blitar, Jumat (24/4). Setelah melapor kedatangannya ke Dinkes Kota Blitar, mereka di rapid test pertama.

"Untuk rapid test pertama, hasilnya non reaktif atau negatif semua. Namun untuk memastikan perlu kami ulang 7 sampai 10 hari kemudian," jawab Muchlis kepada detikcom, Jumat (1/5/2020).

Dan hari ini, keempat santri Ponpes Temboro itu kembali di-rapid test. Hasilnya, santri pria (18) hasilnya reaktif. Dinkes Kota Blitar melanjutkan dengan melakukan test swab ke santri tersebut.

"Satu yang rapidnya positif, kita lanjutkan swab. Tadi pagi sudah kami antar ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar dan besok kami kirim ke laborat BBTKL Surabaya," imbuhnya.

Karena tidak mengalami gejala, jelas dia, statusnya tetap Orang Tanpa Gejala (OTG). Sehingga dilanjutkan isolasi mandiri selama 14 hari ke depan.

Muchlis menambahkan, untuk swab setiap OTG akan dilakukan dua kali dengan tujuan menegakkan pasti positif atau negatif. Begitu juga untuk pasien dalam perawatan rumah sakit, swab juga dilakukan dua kali untuk memastikan setelah dirawat 14 hari, hasilnya masih positif atau sudah negatif.

Sampai hari ini, jumlah pasien positif dan telah sembuh tetap satu orang. Sedangkan jumlah PDP ada 3 kasus, dengan rincian 2 selesai masa pengawasan dan 1 masih dalam masa pengawasan. Sementara jumlah kumulatif ODP mencapai 188, ODR sebanyak 1555 dan OTG sebanyak 32 orang.

(fat/fat)