Khofifah Minta Buruh Tak Demo May Day agar Tidak Ada Ledakan Kasus Corona

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Kamis, 30 Apr 2020 18:24 WIB
Hari Buruh Internasional akan diperingati Jumat (1/5). Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta warga lebih bijak dalam memperingati May Day di tengah wabah Corona.
Gubernur Khofifah dan Wagub Emil (Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Surabaya -

Hari Buruh Internasional akan diperingati pada Jumat (1/5). Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta buruh lebih bijak dalam memperingati May Day di tengah wabah Corona.

Khofifah mengimbau para buruh tidak turun ke jalan dan menggelar unjuk rasa. Menurutnya, unjuk rasa berisiko besar dalam penularan virus Corona.

"Surabaya Raya tengah melaksanakan PSBB. Sebaiknya tidak turun ke jalan karena risiko penularan COVID-19 sangat besar," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (30/4/2020).


Menurut Khofifah, jika para buruh tetap menggelar unjuk rasa, dapat dipastikan aturan physical distancing tidak akan terlaksana. Ini yang kemudian dikhawatirkan akan menimbulkan ledakan jumlah pasien positif COVID-19.

Khofifah berharap peringatan Hari Buruh Internasional dapat dimaknai sebagai bentuk solidaritas bersama seluruh buruh Indonesia, terutama dalam menyikapi COVID-19 yang turut melemahkan perekonomian negara.

Selanjutnya
Halaman
1 2