3 Pasien Positif Corona Terbaru di Jombang Adalah Satpam, Guru, dan ASN

Enggran Eko Budianto - detikNews
Selasa, 14 Apr 2020 20:37 WIB
Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jombang Budi Winarno
Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jombang Budi Winarno (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jombang -

Pasien positif Corona di Jombang bertambah dari 4 menjadi 7 orang. Tiga pasien baru semuanya pria, tapi mempunyai profesi yang berbeda-beda. Ada yang menjadi satpam, guru dan pegawai Kementerian Agama (Kemenag).

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno mengatakan pasien positif Corona kelima adalah pria berusia 45 tahun asal Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Pasien sehari-hari bekerja sebagai satpam di Surabaya.

Dia ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkait Corona sejak Jumat (3/4). Karena mengalami sesak nafas ditambah hasil rapid testnya positif, pasien diisolasi di RSUD Jombang. Sampel swab pasien diambil pada 8-9 April yang lalu untuk diperiksa di laboratorium.

"Hasil swab kami terima tanggal 13 April 2020 dan pasien dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19," kata Budi kepada wartawan di media center Kantor Bupati Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim, Selasa (14/4/2020).

Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Kemenag Jombang, lanjut Budi, menjadi pasien positif Corona keenam. Pria 53 tahun asal Kecamatan Diwek, Jombang ini dari klaster Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

"Yang bersangkutan peserta pelatihan petugas haji di Surabaya (pada 9-18 Maret) sebagai tenaga keagamaan Kabupaten Jombang," terangnya.

Budi menjelaskan, pasien positif Corona keenam ini tergolong Orang Tanpa Gejala (OTG). Pasien dinyatakan positif COVID-19 setelah melalui tes swab pada Rabu (8/4). Hasil tes swab pasien baru keluar Senin (13/4). Karena tanpa gejala, pasien diminta isolasi mandiri di rumah sampai dinyatakan sembuh.

"Kami lakukan tracing terhadap kontak erat pasien dan kami akan swab ulang pasien tersebut," ujarnya.

Sementara pasien positif Corona ketujuh yakni ASN di Pemkab Jombang yang berdinas sebagai guru. Pria 58 tahun asal Kecamatan Diwek, Jombang itu sedang dirawat di RS Adi Husada, Surabaya.

"Dia mempunyai penyakit bawaan sehingga ada rutinitas memeriksaan kesehatannya ke Surabaya. Saat di rumah sakit ada gejala sesak nafas sehingga dites swab pada 7 April 2020," jelas Budi.

Hasil tes swab pasien ketujuh baru keluar kemarin, Senin (13/4). Dia dinyatakan positif terjangkit COVID-19.

"Kami lakukan tracing, keluarga dan rekan kerja pasien akan kami rapid test," tandas Budi.

Dengan begitu, saat ini pasien positif COVID-19 di Kabupaten Jombang menjadi 7 orang. Pasien positif pertama yakni perempuan 55 tahun asal Kecamatan Jombang. Dia sempat dirawat di RSUD Jombang sebagai PDP sejak Selasa (17/3) sampai Jumat (27/3) karena menderita gejala pneumonia. Pasien ini masuk klaster luar negeri karena mempunyai riwayat perjalanan umroh.

Perempuan 51 tahun asal Kecamatan Ploso, Jombang menjadi pasien positif Corona kedua. Dia mempunyai riwayat perjalanan dari Klaster Bekasi. Saat ini pasien diisolasi di RSUD Jombang.

Pasien positif COVID-19 ketiga yakni pria berusia 50-60 tahun asal Kecamatan Jombang. Pria ini dari Klaster Asrama Haji Sukolilo, Surabaya lantaran mengikuti pelatihan calon petugas pembimbing jemaah haji 9-18 Maret. Karena kondisinya sehat, dia melakukan isolasi mandiri di rumahnya.

Sementara pasien positif COVID-19 keempat yakni ASN yang menjadi tenaga kesehatan di Kabupaten Kediri. Perempuan berusia 42 tahun itu terpapar virus Corona dari klaster Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

(iwd/iwd)