Polisi Ngawi Ringkus 3 Penipu yang Ngaku Aspri hingga Ajudan MenPAN-RB

Sugeng Harianto - detikNews
Senin, 13 Apr 2020 12:52 WIB
Polisi Ngawi meringkus tiga penipu yang mencatut pejabat negara. Mereka menipu korban dengan mengaku bisa meloloskan anak korban ke akademi kepolisian (Akpol).
Tiga pelaku penipuan di Ngawi/Foto: Istimewa
Ngawi -

Polisi Ngawi meringkus tiga penipu yang mencatut pejabat negara. Mereka menipu korban dengan mengaku bisa meloloskan anak korban ke akademi kepolisian (Akpol).

Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto mengatakan, korban merupakan AL (45), warga Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren. Awalnya ia diminta pelaku membayar uang pelicin Rp 70 juta. Namun ia merasa ditipu karena anaknya gagal masuk Akpol, padahal sudah menyerahkan DP Rp 40 juta.

"Jadi tiga pelaku telah terlibat dugaan tindak pidana secara bersama-sama melakukan penipuan dengan mengaku orang dekat pejabat negara. Mereka mengaku bisa meloloskan anak korban masuk di Akpol. Korban sudah memberi DP Rp 40 juta dari kesepakatan Rp 70 juta kalau sudah lolos," terang Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto saat dihubungi detikcom, Senin (13/4/2020).


Dari ketiga pelaku, kata Dicky, salah satunya seorang wanita atas nama Winarti (42), warga RT 09 RW 02, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat. Ia kelahiran Ngawi dan mengaku sebagai asisten pribadi MenPAN-RB, Tjahjo Kumolo.

"Dari tiga pelaku, satu seorang wanita ber-KTP Jakarta kelahiran Ngawi dan kepada masyarakat Ngawi mengaku sebagai Aspri MenPAN," kata Dicky.

Ia melanjutkan, dua pelaku lainnya mengaku sebagai anggota Polri berpangkat AKP dan dekat dengan MenPAN-RB. Mereka yakni Agus Eko Riswanto (33), warga Jalan Nuri Barat RT 02 RW 01 Kelurahan Donang, Kecamatan Cilacap Selatan, Kota Cilacap-Jateng. Ia mengaku Ajudan MenPAN-RB. Sedangkan Kamsu (43), warga Candi 6, RT 04 RW 06 Jatiayu Karangrejo, Kabupaten Gunung Kidul-Yogyakarta mengaku sopir MenPAN-RB.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2