Risma Keluarkan Edaran Protokol Pengendalian Mobilitas Penduduk, Seperti Apa?

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Selasa, 07 Apr 2020 17:44 WIB
surat edaran wali kota risma
Surat edaran protokol pengendalian mobilitas penduduk (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengeluarkan surat edaran (SE) tentang protokol pengendalian mobilitas penduduk yang dikirimkan kepada Ketua RT, pengelola apartemen, pengelola country house, dan pengurus REI Jawa Timur. Surat edaran yang ditandatangani Risma pada 6 April 2020 itu bernomor: 470/3674/436.7.13/2020.

Risma mengatakan surat edaran ini berdasarkan keputusan presiden RI nomor 11 tahun 2020 tentang penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat akibat COVID-19. Demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pemkot meminta kepada para Ketua RT dan pihak pengelola itu untuk melakukan beberapa antisipasi.

"Kami minta kepada warga apabila ada anggota keluarganya yang ada di luar kota atau luar negeri untuk menunda kepulangannya ke Surabaya," kata Wali Kota Risma dalam siaran pers yang diterima detikcom, Selasa (7/4/2020).

Dan apabila ada warga Surabaya yang di luar kota atau luar negeri kembali ke Surabaya, maka warga tersebut harus menaati langkah-langkah penanganannya, yaitu kepala atau anggota keluarga harus melaporkan anggotanya yang datang dari luar kota atau luar negeri itu ke Ketua RT atau pengurus RT yang ditunjuk atau pengelola apartemen setempat.

"Laporan itu harus dilakukan paling lambat 1x24 jam sejak kedatangan," kata Risma.

Selanjutnya, Ketua/pengurus RT yang ditunjuk atau pengelola apartemen itu harus memasukkan data warganya melalui aplikasi lawancovid-19. Selain itu, mewajibkan warganya dan seluruh anggota keluarganya melakukan isolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari dengan menaati berbagai ketentuan yang telah ditetapkan.

Di antaranya, tidak boleh keluar rumah, menggunakan kamar terpisah, selalu menggunakan masker, menghindari pemakaian bersama peralatan makan, selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, membiasakan berjemur, selalu menjaga kebersihan rumah dan diri dengan cairan disinfektan atau bahan penangkal virus lainnya, dan rutin melakukan pengukuran suhu tubuh, Di samping itu, Ketua RT atau pengurus RT atau pengelola apartemen harus aktif memperbarui data-data warganya.

Selanjutnya
Halaman
1 2