Operator Tambang Emas di Banyuwangi Beri Bantuan ke Warga Terdampak Corona

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 04 Apr 2020 19:56 WIB
pt bsi beri bantuan warga terdampak corona
PT BSI beri bantuan warga terdampak corona (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Seluruh stakeholder dan elemen masyarakat di Banyuwangi terus bergerak menangani korban terdampak mewabahnya virus Corona. Tak hanya pemerintah daerah, perusahaan operator tambang emas gunung Tumpangpitu, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, PT Bumi Suksesindo (PT BSI) bersama dengan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat rentan terdampak Social Distancing.

Adanya bencana nasional virus Corona, kaum manula serta sejumlah masyarakat banyak kehilangan pendapatan mendapatkan sembako. Khususnya mereka yang menopang biaya hidup dari penghasilan harian. Serah terima bantuan ini dilakukan di aula Kecamatan Pesanggaran.

"Semoga bantuan ini mampu sedikit meringankan beban ekonomi masyarakat," kata Senior Manager External Affairs PT BSI, Sudarmono kepada wartawan, Sabtu (4/4/2020).

Pada tahap pertama ini, disalurkan 70 paket bantuan sembako. Sebagai implementasi pembatasan sosial dan jarak, panitia hanya menghadirkan 15 orang penerima. Sisanya diantar langsung ke rumah warga dengan dibantu oleh pemuda Desa Sumberagung dari Kompas dan Pancer.

"Jumlah 70 penerima ini merupakan data awal yang kami terima. Data terus kami perbaharui. Jumlah bantuan akan meningkat sesuai data yang ada," imbuh Sudarmono.

Sejak kasus pertama dan kedua Covid-19 diumumkan oleh pemerintah pada 2 Maret 2020, manajemen PT BSI segera mengambil langkah-langkah penanganan di area site PT BSI Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.

Bentuk sinergitas dengan pemerintah dalam mencegah penyebaran virus Corona, perusahaan membentuk komite penanganan Covid-19 PT BSI. Bertugas untuk membuat langkah-langkah penanganan yang harus dijalankan oleh seluruh karyawan dan pengunjung site.

Beberapa langkah drastis diambil oleh manajemen, seperti pemeriksaan suhu tubuh setiap karyawan dan pengunjung site, memperbanyak hand sanitizer dan tempat cuci tangan dilengkapi sabun. Menerapkan pembatasan fisik (physical distancing) di area kerja, hingga pelarangan kunjungan dalam jumlah besar ke area site atau biasa disebut mine tour.

Mine tour adalah sebuah kegiatan di mana masyarakat dapat melihat secara langsung area site dan kegiatan operasional tambang emas PT BSI.

"Langkah-langkah yang diambil merujuk kepada himbauan dan aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Tujuannya sama, yaitu untuk menekan penyebaran Covid-19," tegas Sudarmono.

Karyawan, misalnya, yang berasal dari Wilayah Transmisi Lokal (WTL), dikarantina selama 14 hari sebelum bergabung dengan teman-temannya untuk bekerja. Kebijakan ini juga berlaku bagi ekspatriat yang negaranya ditetapkan sebagai wilayah penyebaran.

Untuk memastikan semua karyawan tetap dapat bekerja dengan baik, manajemen mengubah jadwal kerja (roster) karyawan selama pandemi Covid-19. Dari 4 minggu kerja 2 minggu libur menjadi 8 minggu kerja 4 minggu libur. Manajemen telah menyiapkan fatigue management untuk memastikan karyawan tetap bugar.

Tidak hanya memberlakukan mekanisme penanganan Covid-19 di site, PT BSI juga terlibat dalam upaya penanganan di wilayah Kecamatan Pesanggaran. Selain pembagian paket sembako, manajemen membantu penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tiga Puskesmas terdekat. Sumberagung, Pesanggaran dan Siliragung. Bantuan yang diberikan antara lain masker N95, masker kain, sepatu bot, hand sanitizer, sabun dan sarung tangan.

"Kami melihat barang-barang ini sangat dibutuhkan oleh tenaga medis sebagai garda terdepan penanganan Covid-19," jelas Sudarmono.

Camat Pesanggaran, Sugiyo Darmawan, mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang dimotori PT BSI ini. Menurutnya, merebaknya wabah virus Corona, memang sangat berdampak pada perekonomian masyarakat. Khususnya kalangan pekerja lapangan yang berpenghasilan harian.

"Semoga kegiatan ini bisa berlanjut serta meng inspirasi perusahaan lain yang ada di Banyuwangi," katanya.

Penyaluran bantuan paket sembako untuk masyarakat rentan terdampak Social Distancing virus Corona (Covid-19) di aula Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, ini juga dihadiri Kapolsek, AKP Mujiono dan perwakilan Koramil setempat.

(iwd/iwd)