RS Unair Dapat Bantuan Alat Swab Dacron, Tapi Masih Kurang

Esti Widiyana - detikNews
Jumat, 03 Apr 2020 17:17 WIB
rs unair
RS Unair (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

RS Unair Surabaya mendapat bantuan alat swab dacron dari Institue of Tropical Disease (ITD). Namun tetap saja pihaknya masih kekurangan alat swab dacron dan virus transport medium (VTM).

"VTM masih ada, dacronnya terbatas. Ada bantuan, informasinya dari ITD bantuannya dacron," kata Jubir Tim Satgas Corona RS Unair dr Alfian Nur Rasyid SpP saat dihubungi detikcom, Jumat (3/4/2020).

Jika sebelumnya dalam sehari bisa menswab 20 kali, kini sudah bisa melakukan 40 kali.

"Dacron saat ini dapat tambahan, kemarin kan 20/hari, sekarang dapar tambahan bisa meriksa sehari 40. Ada penambahan tapi masih terbatas tidak banyak," jelasnya.

Alfian mengatakan, stok alat swab dacron masih bisa digunakan untuk sepekan lagi. Tetapi timnya tetap mencari lagi agar stok tetap ada dan tidak sampai kehabisan.

"Dacronnya untuk seminggu ini sampai Jumat besok. Tapi kita tetap cari lagi. Kalau VTM masih cukup katanya," ujarnya.

"Tapi ini kita masih cari lagi. Dari (Yayasan) Puspa mau nyarikan, provinsi juga kita masih nunggu konfirmasi," pungkasnya.

Informasi yang dihimpun, RS Unair setiap harinya membuka pemeriksaan poli khusus covid-19 dengan kuota 100 orang. RS Unair juga melakukan pemeriksaan swab bagi keluarga pasien positif corona yang membutuhkan.

(fat/fat)