Sebagai Penanda, Rumah ODP dan PDP di Ponorogo Akan Diberi Bendera

Charoline Pebrianti - detikNews
Kamis, 02 Apr 2020 17:10 WIB
Kadinkes Ponorogo Rahayu Kusdarini
Kadinkes Ponorogo Rahayu Kusdarini (Foto: Charoline Pebrianti)
Ponorogo -

Pemkab Ponorogo mengambil kebijakan terkait pencegahan penyebaran virus corona. Yakni dengan melakukan pemasangan bendera di rumah warga Orang dalam Pemantauan (ODP), dan Pasien dalam Pengawasan (PDP).

"Supaya masyarakat membantu keberhasilan isolasi mandiri, kalau ada tandanya kan orangnya sungkan. Yang diisolasi jadi tidak boleh keluyuran, itu saja," tutur Kadinkes Ponorogo Rahayu Kusdarini kepada detikcom, Kamis (2/4/2020).

Irin sapaannya menambahkan harapannya masyarakat tidak membuat stigma negatif kepada penderita. Sebab, penderita ini sudah tertular penyakit dan ini bukan penyakit yang memalukan.

"Ini kan penyakit menular, tujuannya untuk keberhasilan isolasi mandiri," terang Irin.

Menurut Irin, pemberian bendera tersebut diserahkan kepada babinsa maupun Pemdes untuk melakukan tracing. Tinggal menunggu surat edaran dari Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni untuk waktu pelaksanaannya.

"Ini kan sesuai edaran dari Gubernur, tinggal nanti menunggu pak Bupati kapan pelaksanaannya," tukas Irin.

Sementara, Sekda Ponorogo Agus Pramono menerangkan pemberian bendera tersebut bisa memudahkan petugas kesehatan dalam mengawasi para ODP dan PDP.

"Petugas bersama masyarakat sekitar bisa ikut mengawasi," papar Agus.

Terkait soal anggaran penanganan corona, Agus mengaku mengajukan Rp 12 miliar. Dana tersebut diambil dari dana tidak terduga sebanyak Rp 2 miliar, sisanya diambil dari SKPD dengan cara merubah kegiatan yang bisa dilaksanakan di kemudian hari.

"Penanganan ini prioritas, untuk pencegahan corona. Kita gunakan dana itu untuk pengadaan APD, pembangunan wastafel, cairan disinfektan, chamber dan lain-lain," tandas Agus.

Data di Dinkes Ponorogo, per 1 April 2020 pukul 19.31 WIB, ada 10 orang Pasien dalam Pengawasan (PDP), 208 Orang Sakit dalam Pemantauan (ODP) dan 1.147 Orang Sehat dalam Risiko (ODR).

Update Corona di Indonesia: 1.790 Kasus, 170 Meninggal:

(iwd/iwd)