Awas! Yang Nekat Mudik ke Jatim Akan Diisolasi

Amir Baihaqi - detikNews
Minggu, 29 Mar 2020 18:09 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau warga Jatim tidak mudik Lebaran. Ia meminta warga tetap tinggal di Jakarta selama virus corona masih mewabah.
Forkopimda Jatim/Foto: Amir Baihaqi
Surabaya -

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau warga Jatim tidak mudik Lebaran. Ia meminta warga tetap tinggal di Jakarta selama virus corona masih mewabah.

"Saya ingin menyerukan yang tinggal di Jakarta, mohon tetap tinggal di Jakarta," kata Khofifah usai meninjau Jembatan Suramadu bersama Forkopimda Jatim, Minggu (29/3/2020).

Menurut Khofifah, imbauan itu demi kebaikan bersama. Pasalnya warga pemudik yang datang dari daerah terjangkit berisiko melakukan penularan di kampung halamannya.


"Ini untuk kebaikan mereka semua dan kebaikan masyarakat meskipun keluarga mereka pasti ingin menyambut, dari daerah terjangkit itu berisiko. Mari kita sabar menahan diri untuk tidak keluar dari rumah," tegasnya.

Sedangkan bagi warga yang terlanjur mudik, Khofifah meminta para bupati dan wali kota untuk mencatatnya sampai di tingkat RT/RW. Bahkan mereka juga diminta untuk menyiapkan ruang isolasi atau observasi bagi mereka yang baru pulang mudik lebih awal.


"Yang sudah terlanjur pulang, saya minta tolong bupati, wali kota basis tercatat di RT/RW, bahkan tadi arahan Pak Kapolda dan Pangdam juga harus segera disiapkan ruang isolasi atau observasi berbasis desa atau kecamatan," tegas Khofifah.

"Tujuannya, untuk sama-sama memberikan perlindungan baik kepada mereka yang baru pulang maupun kepada keluarga di daerah atau kampung halaman masing-masing," tandasnya.

(sun/bdh)