Anak 10 Tahun di Pasuruan ODP Corona, Ayahnya Sopir Pribadi WN Korea

Muhajir Arifin - detikNews
Jumat, 27 Mar 2020 12:57 WIB
RSUD Bangil
RSUD Bangil Pasuruan (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruan -

Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun masuk orang dalam pemantauan (ODP) corona di Kabupaten Pasuruan. Ayah dari anak ini merupakan sopir pribadi WN Korea di Surabaya.

"ODP bertambah jadi enam orang. Satu di antaranya anak laki-laki berusia 10 tahun. Mulai kemarin kami pantau," kata Ketua Harian Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya, Jumat (27/3/2020).

Anang mengatakan anak ini masuk ODP karena mengalami demam tiga hari. Dia juga mengeluhkan nyeri tenggorokan.

"Kasihan, katanya tenggorokannya nyeri dan demam tiga hari," terang Anang.

Anang menjelaskan ayah dari anak ODP ini merupakan sopir pribadi WN Korea yang bekerja di Surabaya. Ayah anak ini jarang pulang.

"Informasinya ayahnya ini masuk ODP di Surabaya," terang Anang.

Saat ini pihak dinas kesehatan terus memantau anak tersebut dan lima ODP lainnya.

"ODP yang lain dewasa, usianya 25, 47, 22, 28 dan 27. Terus kami pantau," pungkas Anang.

Sampai saat ini, belum ada pasien positif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan. Lima PDP sudah dinyatakan negatif. Empat masih menjalani perawatan di RSUD Bangil karena penyakit bawaan seperti jantung, TBC dan diabetes. Sedangkan satu lainnya pulang.

(iwd/iwd)