Antisipasi Panic Buying, Pemkab Banyuwangi dan Bulog Gelar Operasi Pasar

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 20 Mar 2020 16:21 WIB
operasi pasar digelar pemkab banyuwangi
Operasi pasar digelar Pemkab Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Antisipasi panic buying dan mengendalikan harga pangan saat mewabahnya corona, Pemkab Banyuwangi berkerja sama dengan Bulog Divisi Regional V Banyuwangi menggelar operasi pasar.

Ada dua jenis sembako yang dijual dalam operasi pasar ini yakni beras dan minyak goreng. Operasi pasar digelar di depan Gedung Juang yang bersebelahan dengan pasar Induk Banyuwangi, Jumat (20/3/2020). Warga langsung menyerbu penjualan sembako murah yang digelar pemerintah ini.

"Ini akan mengatasi masyarakat tidak panik. Ini untuk mengatasi panic buying dari masyarakat karena sudah seminggu ini ada isu Corona. Kami bersama Bulog menggelar operasi pasar murah," jelas Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan, Nanin Oktaviantie kepada wartawan.

Mengenai harga, kata Nanin, dijamin lebih murah dibandingkan harga pasar. Operasi pasar ini dimaksudkan agar masyarakat juga menyadari dan memahami bahwa di Banyuwangi ini ketersediaan stok sembako kecuali gula ini masih dalam kondisi aman.

"Kalau harganya tentunya lebih rendah dari yang di pasaran karena ini namanya juga operasi pasar murah," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bulog Divisi Regional V Banyuwangi, Prima Agung menyatakan, sebenarnya kegiatan operasi pasar merupakan kegiatan rutin yang sudah biasa dilakukan. Operasi pasar ini dalam rangka memastikan ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga sembako.

"Total stok yang ada di Banyuwangi kurang lebih 22.000 ton. Ketahanan stok kita masih cukup 5 sampai 6 bulan," tegasnya.

Dalam operasi pasar ini, Bulog membawa sekitar 10 ton beras. Tetapi ada juga masyarakat yang langsung melakukan pembelian ke gudang-gudang Bulog. Untuk kebutuhan operasi pasar dan pembelian dari masyarakat ini rata-rata per hari 100 sampai 150 ton.

Ke depan, menurutnya, Bulog akan tetap memonitor kondisi ketersediaan dan harga sembako di pasar. Bulog ingin menggaungkan kembali kegiatan rutin ini kepada masyarakat. Minimal masyarakat jadi lebih yakin bahwa stok komoditi terutama beras di wilayah Banyuwangi ini masih sangat aman.

"Apalagi ditambah bulan April kita sudah mulai panen. Sehingga ketahanan stok kita juga insyaallah akan terus bertambah seiring waktu," ungkapnya.

Prima menjelaskan untuk Beras medium kalau harga di gudang Bulog Rp 8.100 per kilogram. Pada operasi pasar ini dijual Rp8.900. Harga ini masih di bawah harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah yakni Rp 9.450. Untuk beras premium dijual Rp10.600 per kilogram. Lebih rendah dari HET pemerintah sebesar Rp12.800. Ada juga minyak goreng kemasan 0,5 kg dengan Rp11.500.

"Harga dijamin terjangkau untuk kepentingan masyarakat," pungkasnya.

Mengenal Fasilitas Khusus di Ruang Isolasi Pasien Corona COVID-19:

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)