Sebelum Dibuang ke Sungai, Korban Begal di Sidoarjo Diduga Dimasukkan Karung

Suparno - detikNews
Rabu, 11 Mar 2020 17:11 WIB
pembunuhan di sidoarjo
Upaya pencarian korban begal yang diduga dibuang ke sungai (Foto: Istimewa)
Sidoarjo -

Puluhan Polisi bersama Basarnas dan relawan terus melakukan pencarian korban begal yang diduga dibuang di sungai di Desa Siwalan Panji, Buduran, Sidoarjo. Di hari kedua tim gabungan tersebut melakukan penyisiran mulai dari sungai di Desa Prasung Kecamatan Buduran hingga ke muara.

Tim gabungan mulai melakukan pencarian pukul 08.00 WIB, dengan menggunakan dua perahu karet milik Basarnas Surabaya. Penyisiran hingga ke muara sungai itu berfokus pada pencarian sebuah karung.

"Dalam pencarian ini kami mengalami kesulitan, karena tenggang waktu saat kejadian dan pencarian terlalu lama, sudah 40 hari," kata Roby Rega Hermanto Komandan Tim dari Basarnas Surabaya kepada detikcom di lokasi, Rabu (11/3/2020).

Roby mengatakan pihaknya mendapatkan informasi dari polisi bahwa korban tidak pulang ke rumah sejak Kamis (30/1). Kemudian baru kemarin tim melakukan pencarian..

"Informasinya korban begal ini dimasukkan ke karung sak warna putih, dan diikat dengan tali rafia warna biru," kata Roby.

Roby menambahkan pencarian awal mulai pukul 08.00 WIB yang dilakukan dua tim dengan menggunakan dua perahu karet belum membuahkan hasil. Setelah istirahat rencana akan melakukan pencarian lagi menyusuri sungai dari Desa Prasung hingga ke muara sungai.

"Masa pencarian korban selama 7 hari. Namun apabila ada penemuan bukti baru mengarah ke korban akan dilakukan pencarian lagi," tandas Roby.

Untuk diketahui bahwa korban begal itu diduga adalah Putri Dewi Atika (18), pelajar warga Desa Wadung Asih Kecamatan Buduran Sidoarjo. Korban di duga menjadi korban begal pada Kamis (30/1). Saat dibegal, korban membawa sepeda motor Honda Scoopy warna merah hitam bernopol W 3792 PV dan sebuah HP merk Vivo.

(iwd/iwd)